Keluarga Inses Perkosa Bocah Perempuan Berusia Lima Tahun

0
93
Keluarga Inses Bunuh Bocah Perempuan Berusia Lima Tahun

Sukabumi, NAWACITA– Seorang ibu berinisial SR (35),  asal Kampung Bojong Loa, Kecamatan Lembur Situ, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Dia ditetapkan tersangka bersama dua putra kandungnya RG (16) dan RD (14) atas pembunuhan NP, bocah perempuan berusia lima tahun yang merupakan anak angkat tersangka.

Hasil pemeriksaan kasus pembunuhan bocah ini mengungkap fakta mengejutkan. Di mana ketiga tersangka merupakan satu keluarga inses yang kerap saling berhubungan intim. SR mengaku sudah berkali-kali bersetubuh dengan kedua anak kandungnya yang kini berusia remaja. Dia bahkan membiarkan mereka menyetubuhi anak angkatnya yang masih berusia lima tahun.

“Anak itu saya angkat dari seorang warga tak jauh dari rumah sejak berusia dua tahun,” ujar SR di Mapolres Sukabumi, Rabu.

SR sebenarnya telah menikah dan masih bersuami. Namun umurnya dan suami terpaut jauh sampai 30-an tahun. Hal ini yang diduga menyebabkan dia tak mendapat kebutuhan biologis hingga berhubungan intim dengan kedua putranya.

“Semua terjadi begitu saja. Saya menurunkan celana anak saya. Bersama RG sudah tiga kali dan RD dua kali,” katanya.

Kasus keluarga inses di Sukabumi ini terungkap setelah penemuan mayat NP di Sungai Cimandiri, Kampung Wangun Reja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu 22/9/19 lalu. Polisi yang menemukan kejanggalan mengungkap fakta anggota keluarga korban terlibat dalam pembunuhan.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkap, kronologi awal terjadi saat RD mencabuli NP yang baru habis mandi di rumah. Tak lama kakaknya RG datang. Keduanya pun bergantian menyetubuhi korban.

Kemudian ibu mereka SR tiba di rumah. Dia hanya diam saat melihat kedua anaknya mencabuli NP. Namun ditengarai merasa kesal dan cemburu, dia mencekik korban hingga tak berdaya saat disetubui RG. Kemudian SR berhubungan badan dengan anaknya RG di dekat tubuh NP yang sudah meninggal.

Setelah itu, SR menyuruh kedua anaknya untuk menghilangkan jejak. Mereka pun membuang tubuh NP di Sungai Cimandiri yang akhirnya ditemukan warga.

“Hubungan asmara ini sangat biadab. Terjadi antara ibu dan anak, serta kakak dan adik tiri hingga berujung pembunuhan,” ujarnya.

Baca Juga : Jokowi : Para Menteri Permudah Investasi Masuk

Dalam pengakuannya, tersangka RG dan RD kesal lantaran korban yang masih anak-anak kerap meminta uang. Kasus ini masih ditangani Mapolres Sukabumi dan ketiga pelakunya telah ditahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here