Dua Perampok Paksa Karyawati Alfamart Buka Baju

0
544
DPengungkapan Kasus Perampok Minimarket  
Pengungkapan Kasus Perampok Minimarket  

Medan, NAWACITA- Dua perampok berhasil menggondol uang dari kasir sebesar Rp 20 juta.Bahkan dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku sempat mengancam korban menggunakan pisau.

Kedua Perampok menyuruh kedua karyawati yang merupakan perempuan untuk membuka baju berlabel Alfamart, hingga hanya tertinggal manset di badan.

Misna (20) salah seorang korban warga asal Bandar Setia ini, menceritakan awalnya kedua pelaku berpura-pura untuk melihat-lihat barang.Tak berapa lama, saat Misna dan rekannya Rabiatul Adawiyah (24) sedang sibuk merapikan barang dan memutar ke pintu untuk melakukan pengawasan, tiba-tiba kedua pelaku menodongkan pisau ke masing-masing korban.

Baca Juga : Pengungkapan Kasus Perampok Minimarket  

“Saya dicekik sambil ditodongkan parang daging.Saya juga sampai dicekik dan diseret-seret jilbab hingga terlepas,” kata Misna saat menceritakan kejadian mencekam itu di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/19).

Misna mengaku alasan merasa curiga, yang membuat ia dan rekannya mengawasi kedua pelaku.Kecurigaan muncul karena pelaku masuk menggunakan helm.

“Waktu itu hari Minggu, kebetulan saat mereka mengancam kami, kondisi memang sedang sepi.Belakang perumahan dan depan kampus. Apalagi kondisi saat itu hari gerimis,” ujarnya.

Satu menodongkan pisau ke arah kami dan satu lagi mengambil uang dari kasir.

“Mungkin mereka menyuruh kami buka baju agar kami malu dan tidak berani keluar,” sebut Rabiatul.

Setelah berhasil menggondol uang sejumlah Rp 20 juta dari kasir, pelaku lalu menarik kedua korban ke arah belakang minimarket dan dikunci dalam sebuah ruangan.

Kedua pelaku kemudian pergi meninggalkan minimarket.Tak lama setelahnya, sekitar 10 menit kemudian ada pembeli yang datang dan curiga melihat kondisi minimarket yang kosong melompong.

Customer itu lalu masuk dan mendengar ada teriakan dari arah belakang.Ia lalu memanggil tetangga sekitar dan bersama-sama berusaha menolong korban yang dalam kondisi terkunci.Pascakejadian itu, Rabiatul warga asal Tanjungmorawa ini mengaku trauma.

“Karena trauma saya akhirnya mengundurkan diri.Karena habis kejadian itu, kalau ada datang customer pakai helm saya langsung terkejut dan ketakutan kadang masuk ke bawah kasir.Sehingga membuat saya tidak nyaman saat bekerja,” beber Rabiatul.

Kini ke dua pelaku perampokan yang terjadi pada empat bulan silam telah diamankan.Satu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur hingga akhirnya meninggal dunia.Sedangkan satu tersangka lain diberi hadiah timah panah dikaki dan satu penadah barang curian juga diamankan.