Kamis, 4 Juni 2026

Uya Kuya Kader PAN, Pinjam Tyo Pakusadewo Bicara Bisnis Lapas untuk Dekati PDIP

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Rabu, 3 Mei 2023 | 10:07 WIB
Uya Kuya Kader PAN yang juga Bacaleg DPR RI.
Uya Kuya Kader PAN yang juga Bacaleg DPR RI.

Jakarta, NAWACITAPOST.com – Terkait pernyataan Tyo citapost.com/tag/pakusadewo">Pakusadewo di chanel YouTube Uya Kuya yang tayang pada Senin (1/5/2023). Tyo yang pernah masuk penjara dua (2) kali di rutan Cipinang dengan kasus narkoba, mengatakan soal adanya bandar keliling dan bisnis di balik penjara atau lapas.

Baca Juga : Bisnis di Balik Penjara Versi Tio Pakusadewo, Karutan Cipinang: Informasi yang Menyesatkan


Tyo juga menyatakan bisnis di lapas ini melibatkan anak seorang menteri, tetapi tak menyebut nama. Tetapi penjelasan Tyo itu disebarkan oleh akun@partaisocmed dengan menyebut nama.

Pernyataan Tyo membuat Karutan Cipinang Ali Sukarno angkat bicara, bahwa ucapan Tyo itu menyesatkan dan tak berdasar.

Bahkan Ali menyatakan bahwa ada disinformasi yang disampaikan Tyo yang sebenarnya pernah melakukan dua kali pelanggaran indisipliner selama di dalam Rutan Cipinang, diantaranya soal adanya kamar hunian mewah. Padahal kondisi yang sebenarnya, tak ada indikasi kamar hunian mewah di seluruh blok hunian, dan tidak ada nama blok Tipikor di Rutan Kelas I Cipinang, tegasnya kepada media, Selasa (2/5/2023).

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly buka suara soal kabar sang anak yang memonopoli bisnis di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Politikus PDI Perjuangan itu membantah anaknya terlibat bisnis di lapas. Yasonna Laoly menegaskan kabar itu merupakan sebuah kebohongan. Tuduhan yang tidak mendasar.

"Ah, bohong besar itu. Enggak ada," kata Yasonna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/5/2023).

Terlepas dari itu, ucapan Tyo dipodcast Uya Kuya. Yang mana Uya adalah kader PAN.

Jika ini ditarik ke arena Pilpres, menurut netizen, mungkin karena PAN belum diajak gabung ke PDIP untuk mencapreskan Ganjar. Atau mungkin sudah mengajukan untuk gabung, tetapi belum ada jawaban resmi dari PDIP.

Pasalnya Rakernas PAN di kota Semarang, akhir Februari 2022 menetapka Ganjar sebagai Capres. Soal ini, PAN belum secara resmi mendeklarasikan dan belum juga bertemu dengan PDIP.

Hal lainnya, di PAN ada besan SBY atau mertuanya Ibas, yaitu Hatta Rajasa yang menjabat Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP) DPP PAN.

Mungkin supaya suara PAN di DPR RI naik, maka salah caranya capres Ganjar dan bertemu PDIP, tetapi ada faktor X tersebut. Maka, Uya Kuya (kader PAN yang juga bacaleg DPR  RI) meminjam Tyo untuk dekati  PDIP.  Apakah soal ini, Uya diperintah DPP PAN, masih menjadi tanya? Tetapi bila dikaitkan dengan Pilpres (PAN ke Ganjar) dan efeknya di Pileg, itu mungkin bisa saja terjadi.

Karena soal pendekatan Plt Ketum PPP ke Ketum PDIP, Megawati selalu mengajak Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang sangat mengerti soal perjanjian kerjasama partai kearah gotong royong.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB