Haikal Hasan. Foto tangkapan layar chanel Youtube Cokro TV, 23 Januari 2022.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Haikal Hasan adalah gengnya Rizieq Shihab. Jabatannya adalah Sekjen HRS Center dulu. Kini, ia masih bebas berkeliaran. Sebab belum ada bukti dari pihak keamanan  dalam hal ini kepolisian, bahwa ia terbukti meresahkan dan mengganggu ketentramaan masyarakat.

Baca Juga : Penjarakan Haikal Hasan, Walaupun Sudah Minta Maaf?

Padahal ia, sebaran ujarannya berpotensi bermuatan paham intoleransi dan radikalisme, bahkan bisa memerintah para pengikutnya untuk melakukan aksi yang bertentangan dengan aturan hukum NKRI, jelas Mardjo Pray dalam acara Jumpa Pers bersama Mardjo Pray yang ditayangkan di chanel Youtube Cokro TV, Minggu 23 Januari 2022.

Foto tangkapan layar Chanel Youtube Cokro TV.

Mardjo melanjutkan soal hoaks yang disebarkan Haikal. Mulai dari tewasnya lascar FPI, dihadapan keluarga laskar tersebut, ia berkata telah bertemu Rasul dalam mimpinya, lalu ia juga menyatakan Rizieq Shihab dipenjara dibawah tanah.

Eks Jubir PA 212 pernah mengatakan dalam ceramahnya dengan memanipulasi sejarah, dan memfitnah Soekarno dengan kalimat yang tidak manusiawi dan menyakitkan, bahwa Bung Karno selalu menjelek-jelekan ulama.

Haikal mengarang cerita seolah-olah, Bung Karno anti tentang keragaman.

Belum juga kapok menyebar hoaks. Ia bermaksud ceramah di sebuah tempat ibadah dengan memakai kata TNI. Poster pun dipajang ditempat tertentu secara tersembunyi.  Sengaja poster disebar untuk membenturkan TNI dan ulama.

Foto tangkapan layar Chanel Youtube Cokro TV

Namun, poster itu dibantah keras oleh TNI. Yang mengatakan dengan tegas, bahwa Poster Babe Haikal Hasan di Yonif Raider 502/UY Tidak benar atau Hoks. Ia sengaja ingin membenturkan TNI dan ulama. Untung TNI cepat tanggan dengan menegaskan bahwa ceramah Haikal Hasan tidak benar alias hoaks.

Baca juga :  Main Judi Kim karena Kondisi ekonomi, YS dijemput Polisi

Tak sempat tiba dilokasi di kota Malang. Haikal Hasan selain jubir intoleransi dan paham radikalisme yang gemar mengadu domba sesama anak bangsa dan disintegrasi diusir para tokoh kebangsaan se kota Malang.

Alasan pengusiran Haikal Hasan ini  tepat, karena menurut Gus Wal salah satu tokoh kebangsaan kota Malang, Haikal ini sangat berbahaya, bisa merusak kerukunan umat beragama.

Jika Haikal Hasan dibanyak tempat di wilayah NKRI diusir, mungkin kata yang paling tepat ia mendekam dan menami RIzieq Shihab  serta Munarman.