Jumat, 5 Juni 2026

Kegiatan Kerohanian dan Olah Raga, Kunci Utama Kalapas Sukamiskin Kelas 1 Bandung Elly Yuzar Merangkul Warga Binaan

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 4 November 2021 | 17:01 WIB
Bandung, NAWACITAPOST.COM –  Selain sebagai cagar budaya. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Bandung yang beralamat di Jalan AH Nasution 114 Arcamanik, Antapani Bandung. Terus berbenah, baik dari segi kebersihan di dalam dan di luar lapas, maupun kegiatan kerohanian dan olah raga.

Baca Juga : Dirjen Lapas Irjen Polisi Reinhard Poltak Silitonga : Tak Ada Kata Kompromi untuk Narkoba


Dengan jumlah kamar sebanyak 500. Kini Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menghuni sebanyak 376. Terdiri dari 351 kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dan 25 WBP pidana umum. Boleh dikatakan, setiap satu WBP menghuni satu sel. Sementara terkait WBP-nya kebanyakan pernah menjadi : Menteri, Ketua DPR, Ketua  Partai, Gubernur, Bupati dan Direktur BUMN.

Kiri ke kanan : Tim Cek Fakta NawacitaTV (Juru Kamera Yasyfa Al Azhim dan Pewawancara Kornelius Wau) dan Kalapas Sukamiskin Kelas 1 Bandung, Elly Yuzar, Bandung, Rabu (3/11/2021). Foto nawacitapost.com.Keterangan sudah divaksin 2 kali dan tes antigen.

Tim Cek Fakta Nawacita TV, Kornelius Wau dan Juru Kamera  Yasyfa Al Azhim diterima Elly Yuzar di ruang kerja kalapas lantai 2, Bandung, Rabu (3/11/2021). Kegiatan keagamaan (kerohanian) dan olah raga menjadi unggulan yang digaungkan dan digalakan Elly.

-
Foto Di Facebook Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung

“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Nawacita TV  yang telah berkenan hadir di lapas Sukamiskin  dan selamat datang. Terkait  tentang apa yang dilakukan tugasnya sebagai kalapas bersama staf lainnya bahwa selama masa pandemi ini masalah pelayanan atau hak-hak mereka (WBP). Tentang pelayanan, pasti selama masa pandemi ini, untuk sementara,  sampai ada petunjuk lebih lanjut kita meniadakan. Artinya kita tidak menerima kunjungan-kunjungan dari keluarga,” jelas Elly yang selalu ramah, pandai bergaul, tegas, juga bijaksana dalam mengambil kebijakan dalam setiap persoalan didalam lapas.

-
Foto Facebook Lapas Sukamiskin Kelas 1 Bandung.

Lanjut ayah dari tiga anak ini,  yang ketiganya sudah bekerja di berbagai bidang, bahwa jik memang itu ada kunjungan yang tidak bisa kita hindari, harus kita layani. Yang bertandang ke Lapas harus membawa surat tes PCR atau antigen. Jika mereka tidak membawa itu, itu tim dokter Lapas Sukamiskin yang akan melakukan pemeriksaan. Jika ini sudah dianggap steril, daripada Covid barulah  bisa dipertemukan atau bisa mengunjungi lapas Sukamiskisn. Tentu dengan  jumlah  yang sangat terbatas. Ya Alhamdulilah, mudah-mudahan jangan sampai terjadi sampai hari ini seluruh warga binaan kita itu bebas daripada Covid termasuk petugas.

Sehari-hari tentang kegiatan mereka (WBP) di dalam. Silahkan laksanakan kegiatan yang sifatnya positif. Katakan mereka dibidang keagamaan. Yang muslim ada komunitas Suka Alquran, mereka (WBP) secara berkala mengkaji tentang Alquran. Ada juga pesantren, setiap siapapun yang masuk kedalam lapas. Itu selama 2 bulan itu kita program, wajib menempuh ke pesantren.

Dan bagi yang non muslim. Di dalam Lapas ada gereja, ada juga pure. Tentang dari luar pun kita batasi. Kalau dinasrani ibadahnya mengundang pendeta pada saat itu memang tidak boleh. Namun, dalam kesempatan itu mereka (WBP) mengajukan permohonan untuk mengundang Pendeta, karena WBP juga sadar keterbatas kemampuannya dalam berkhotbah, kita izinkan juga dari luar seminggu sekali dan tetap prokes serta sudah di vaksin 2 kali. Syarat-syarat itu dilakukan demi menyelamatkan WBP lapas Sukamiskin Bandung dari pandemi Covid-19.

Kemudian seperti olah raga, kita galakan. Kita minta setiap pagi WBP tidak boleh tidur. Jadi mereka pagi itu, harus keluar dari kamar. Kita di dalam ada lapangan trek, lapangan senam, itu yang sifatnya jogging.

Selain itu juga ada kegiatan olah raga lainnya. Ada Tenis lapangan, silahkan digunakan oleh WBP dengan sebaik mungkin, serta kegiatan kerja yang saat ini kita lakukan hanya budi daya  jamur dan percetakan. Khusus untuk jamur, hasilnya sudah dikomersialkan dan dipergunakan untuk WBP.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini