Menkumham Yasonna Laoly Akan Berikan Santunan Rp 30 Juta Bagi Keluarga Korban Yang Tewas di Lapas Kelas I Tangerang

0
112
Foto : Menkumham Yasonna Laoly/facebbok Yasonna Laoly

Jakarta, NAWACITAPOSTMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly akan memberikan santunan bagi keluarga korban kebakarang Lapas Kelas I Tangerang. Santunan itu sebesar Rp 30 juta kepada masing-masing keluarga narapidana yang menjadi korban kebakaran di lapas Kelas I Tangerang.

“Ini bagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp 30 juta , Rabu (8/9/2021).

 

Terkait kasus ini, Yasonna juga membentuk tim untuk menangani kejadian itu. Tim pertama adalah tim identifikasi . Ditjen PAS bersama Inafis Polri akan membentuk tim untuk mengidentifikasi jenazah korban kebakaran ,

Sementara itu, tim kedua adalah pemulasaraan pemakamanan pengantaran jenazah. Tim kedua akan berkenan setelah tim mengidentidikasi korban,

“Kami akan membantu pemulasaan jenazah sampai selesai. Tentu proses ini akan berlangsung setelah identifikasi korban yang dilakukan inafis Mabes Polri selesai ,” jelas Yasonna.

Baca Juga : https://nawacitapost.com/nasional/berita-peristiwa/2021/09/08/breaking-news-kebakaran-lapas-kelas-1-tangerang-41-orang-napi-tewas

Kemudian, Tim ketiga adalah untuk bertugas untuk pemulihan keluarga. Tim ketiga ini bertugas menemui keluarga korban, menyampaikan duka menyampaikan uang duka.

“Kami akan menemui keluarga untuk menyampaikan rasa duka , tim kami akan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk itu, maka kita akan siapkan uang dukan anti kita harapkan dalam hal ini kami sudah sampaikan yang mewakili agar tabah,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya,Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib mengatakan, sebanyak 41 orang tewas dalam kebakaran hebat yan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (8/9/2021).

Agus menjelaskan,bahwa 41 orang itu tewas terbakar karena terjebak di sel atau kamar masing-masing.

Terbakar karena memang kamar semua dikunci jadi ada yang tidak sempat dikeluarkan dari kamar,” ujarnya , Rabu (8/9/2021).

“Pihaknya masih mengindentifikasi identitas para korban tewas. Usai diindetifikasi, pihaknya bakal memberi kabar kepada keluarga masing-masing.

“Nanti kalau sudah ketahuan siapanya, maka kami akan kabarkan ke keluarganya,” ujar Agus.

Selain 41 korban tewas, ada depalan orang luka berat , dan 72 orang luka ringan.