Moeldoko Pimpin Demokrat Dinasti Cikeas Tamat

0
347
Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, saat pidato pelantikan di Deli Serdang, 5 Maret 2021.

Jakarta, NAWACITAPOST Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menolak gugatan yang diajukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait aktivitas penyelanggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar 12 orang kader Demokrat, termasuk Jhoni Alien, Marzuki Alie, dan Damrizal DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko mengapresiasi putusan itu.

“Ini menjadi bukti bahwa tuduhan Kubu AHY terhadap KLB Deli Serdang tidak terbukti dan hanya mengada -ada,” kata Juru Bicara DPP Partai Demokrat Muhammad Rahmad kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Rahmad mengungkapkan terkait hal ini pihak kubu AHY tidak perlu panik dan asal tuduh.

Dia juga mengajak semua pihak untuk menghargai putusan pengadilan itu.” Karena itu, mari sama-sama kita hargai. Ronde kedua di PTUN juga sudah menunggu,” paparnya.

Baca Juga: https://nawacitapost.com/hukum/2021/08/14/demokrat-klb-deli-serdang-diatas-angin

Rahmad menyebutkan, putusan pengadilan ini merupakan kunci untuk memenangkan gugatan keabsahan KLB Partai Demokrat di PTUN.

Menurutnya, adanya putusan ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan KLB Demokrat di Sumut adalah sah secara hukum.

Baca Juga: https://nawacitapost.com/hukum/2021/08/14/ahy-gagal-di-pn-jakpus-kekuasaan-cikeas-diujung-tanduk

“Penggunaan atribut Partai Demokrat oleh DPP Demokrat KLB Deli Serdang sah secara hukum keabsaan itu akan paripurna ketika nanti sudah ada putusan inkrah pengadilan,” jelasnya.

Rahmad menghimbau kepada semua kader Partai Demokrat untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan euphoria atas putusan itu.

Dia meminta kader untuk terus mendoakan, mencermati, dan mengawal proses gugatan di PTUN.

“Semoga majelis hakim di PTUN dapat melihat dengan pikiran jernih persoalan seirus yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat sehingga keadilan betul-betul diperoleh DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang melalui PTUN itu nanti,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam putusannya menolak gugatan perbuatan melawan hukum yang dilakukan AHY kepada 12 orang kader Demokrat yang menyelenggarakan KLB.

Kedua Belas kader itu diantaranya Marzuki Alie, Jhoni Allen Marbun, Damrizal, Max Sopacua, Supandi R.Sugondo, Boyke Novrizon, Achmad Yahya.

Putusan itu dibacakan Kamis (12/8/2021) sore oleh Ketua Majelis Hakim J.Syarifudin Zuhri. Majelis hakim menyatakan putusan perkara Nomor 236/Pdt.G /2021/ PN.JKT.PST. Itu tidak bisa diterima karena AHY sebagai penggugat bertikad tidak baik lantaran tidak  pernah menghadiri sidang mediasi.