Dibutuhkan Untuk Pasien Covid-19, Tersangka WS Rubah Tabung Pemadam Kebakaran Jadi Oksigen

0
374
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers kasus perubahan tabung alat pemadam api ringan (APAR) menjadi tabung oksigen. (Foto: PMJ News/Yeni)

Jakarta, NAWACITAPOST– Polisi berhasil menemukan kasus perubahan alat pemadam api ringan (APAR) menjadi tabung oksigen. Satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Upaya ini yang dilakukan oleh tersangka berinisial WS. Dia berupaya mencari keuntungan dengan mengubah tabung , karena memang banyak pelanggan tabung oksigen,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Yusri menjelaskan bahwa tersangka WS mengubah tabung pemadam kebakaran yang dia bersihkan dengan air saja , selanjutnya dia cat menjadi warna putih mirip dengan tabung oksigen dan diisi oksigen untuk masyarakat yang memburuhkan.

Adapun sebanyak 114 tabung pemadam kebkaran yang diamankan dari tersangka.

“Ada 114 tabung yang kami amankan dengan dua jenis, pertama jenis tabung APAR yang biasa digunakan untuk pemadaman kebakaran . Kedua tabung APAR juga tapi untuk CO2,” ungkapnya.

Akibat kasus itu, polisi menjerat tersangka dengan UU Nomor 36 Tentang Kesehatan atau Pasal 113 dalam UU Perdangangan dengan ancaman 10-15 tahun penjara.

Untuk diketahui, ditengah masa pandemi ini, tabung oksigen sangat dibutuhkan Rumah sakit untuk pasien Covid-19 , sehingga banyak pihak RS mencari oksigen tersebut.