Bongkar Kasus Korupsi Besar DKI, Ferdinand: KPK Harus Punya Nyali Periksa Anies Baswedan

0
432

Jakarta, NAWACITAPOST – Direktur Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi Kamri membeberkan langkah KPK yang ingin memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menyikapi hal itu, Politisi Ferdinand Hutahean mengatakan apa yang di sampaikan Rudi S Kamri mungkin saja benar, bahwa ada kekuatan besar dibelakang Anies itu mungkin zaja benar tapi bisa saja tidak.

“Ini bisa juga hanya propaganda opini yang dibangun oleh tim propaganda Anies untuk membangun stigma bahwa Anies ini macan, jangan diganggu, padahal tidak demikian sama sekali. Hanya opini untuk melunturkan dan mematahkan nyali penyidik KPK.,” kata Ferdinand.

Ferdinand mengugkapkan, untuk membuktikan ini semua, KPK harus segera melayangkan surat panggilan kepada Anies, tak perlu enggan apalagi takut. Masa lembaga sebesar KPK takut dengan seoranh gubernur? Padahal KPK levelnya kan sangat tinggi, menangkap presiden saja bisa.

“Maka kita uji keberanian KPK saat ini dibawah Pak Firli, kalau sampai tak berani panggil Anies, maka KPK kita bubarkan saja,” ucapa Ferdinand kepada Nawacitapost, Jumat (30/7/2021).

Dia menyakini bahwa KPK akan bekerja dengan baik dalam meninda dugaan korupsi di DKI Jakarta yang diduga melibatkan Geubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga: https://nawacitapost.com/hukum/2021/07/29/dugaan-kasus-korupsi-tak-disentuh-kpk-pengamat-sebut-ada-sosok-kuat-dibelakang-anies-baswedan/

Sebab , kata dia, Saat ini Novel Baswedan tidak lagi ada di KPK sehingga lebih leluasa untuk melalukan pemeriksaan terhadap mantan Mendikbud itu.

“Namun demikian, saya masih percaya pasca Novel Baswedan tak lagi megang jabatan di KPK, saya yakin KPK akan berani melakukan gebrakan menindak Anies dna membongkar dugaan korupsi APBD DKI Jakarta,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi Kamri membeberkan langkah KPK yang ingin memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Rudi yakin Ketua KPK Firli Bahuri akan segera memanggil saksi kasus “korupsi lahan di Munul, Jakarta Timur.

Mana janji Pak Firli mau segera memanggil Anies? Sampai sekarang tidak berlanjut. Saya curiga ada dukungan besar di belakang Anies,” ujarnya dikutip Genpi, Rabu (28/7/2021).

Rudi menduga tidak bergerak cepat KPK untuk memanggil Anies karena dikabarkan ingin menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.

Dia mengungkap bahwa dengan kondisi itu , Gubernur DKI ini didukung figure-figur top sebagai salah satu tim pemenangan.

“Saya mendapat kabar kalau tim pemenangan Anies ini sudah dibentuk untuk 2024.Mulai dari Purnawirawan TNI, Komisaris Bank BUMN, hingga Menteri,” ucapnya.