Pencabutan Hak Politik dan 11 Tahun Bui Dari JPU Buat Mensos Juliari Terkait Korupsi Bansos Covid-19

0
278
Mensos Juliari Batubara Korupsi Bansos Covid-19

Jakarta, NAWACITAPOSTJuliari Peter Batubara atau mantan Menteri Sosial diberi hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana 11 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Juliari dinilai jaksa terbukti menerima uang sebesar Rp32,4 miliar dari perusahaan penyedia bansos.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 11 tahun dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan,” ujar jaksa saat membacakan amar tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/07/2021).

Disamping itu, jaksa menuntut Juliari untuk membayar uang pengganti sebesar Rp14,5 miliar, dan sebagai jaminan KPK kan menyita harta benda milik Juliari jika tidak dibayar setelah satu bulan putusan inkrah.

“Jika tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun,” kata jaksa.

Jaksa juga menuntut pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama empat tahun setelah Juliari selesai menjalani masa pidana.

Jaksa mengungkapkan hal memberatkan bagi Juliari yakni tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Seperti diketahui sebelumnya, bekas mensos ini dihukum atas tindak pidana korupsi Bantuan Sosial (Bansos) saat kondisi negara ditimpa wabah Covid-19.

Pada praktiknya, Juliari memerintahkan anak buahnya yaitu Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono untuk menguntit uang Rp10 ribu per paket bansos sembako dari yang seharusnya ditargetkan pemerintah.

Juliari dinilai melanggar Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.