Polrestabes Medan Tangkap 2 Mahasiswa Pemeras Karutan Humbahas

0
395

Jakarta, NAWACITAPOST – Dua mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Medan, Arfi Hasian Hasibuan dan Wahyu diamankan Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Tersangka melakukan pidana pemerasan terhadap Kepala Rutan (Karutan) Humbang Hasundutan (Humbahas).

“Tersangka kita amankan dalam kasus pengancaman disertai pemerasan terhadap Karutan Humbahas, Revanda Bangun (42) warga Komplek Tasbi Blok OO No. 10, Tanjung Rejo, Medan,” ujar Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Muhammad Reza, Senin (12/07).

Tersangka juga mengancam akan melakukan demonstrasi di depan Kanwil Menkumham terkait dugaan adanya rutan kelas II B Humbang Hasundutan marak Peredaran Narkoba dan adanya jasa menyediakan PSK.

Pelaksana tugas (Plt) Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Marpaung mengatakan penangkapan belaku berawal dari laporan Revanda Bangun ke Polrestabes Medan, Senin (21/06) lalu. Saat itu, korban mengaku dihubungi kedua tersangka dan meminta uang sebesar Rp75 juta.

“Pelaku pada tanggal 21 Juni 2021 menelpon korban sembari mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa di kanwil Menkumham sembari meminta uang sebesar Rp.75.000.000 agar aksi unjuk rasa itu tidak dilakukan. Setelah itu korban berkordinasi pada penasehat hukumnya yang kemudian berkordinasi kembali pada anggota Intel Polrestabes Medan,” ucap Reza.

Kemudian korban menelpon para pelaku dan berjanji untuk menyerahkan uang yang diminta dan sepakat bertemu di rumah kopi di Jalan STM.

“Sebelumnya, tanggal 22 Juni 2021, korban sudah mentransfer uang ke rekening pelaku AH uang sebesar Rp. 5.000.000 selanjutnya antara korban dan kedua pelaku sepakat untuk bertemu di rumah kopi di Jalan STM untuk menyerahkan uang sebesar Rp 5.000.000 lagi.

Saat bertemu dan uang sudah diserahkan, keduanya diamankan Satuan Intel Polrestabes Medan dan diserahkan ke unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan dengan uang kontan sebesar Rp.5.000.000, tanda bukti transfer melalui bank BCA dan photo surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dari garda mahasiswa.