Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan Kepala BIN Terbaik Kinerja, Saat Calon Kapolri Dihadang Samad dan Novel Baswedan?

0
289
Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal (Purn) Budi Gunawan. Foto Intsragram budi_gunawan_officiall

Jakarta, NAWACITAPOST ALASAN Budi Gunawan (BG) saat menjadi calon Kapolri terhenti. Karena Ketua KPK saat itu, Abraham Samad mendadak mengumumkan dalam keterangannya bahwa BG punya rekening gendut. 

Baca Juga : Anak Buahnya : Novel Baswedan Itu Memang Pengatur Kasus di KPK

Namun, saat mengajukan ke PTUN, BG tak terbukti melakukan seperti yang disangkakan dan dituduhkan Samad. Artinya BG bersih dari tuduhan Samad yang tak cerdas.

Kini pembuktian BG bersih dan berkinerja positif. Disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia, dalam rilisnya, Jumat (9/7/2021). Parameter yang digunakan LPI ada tiga indikator besar dengan 20 atribut atau subindikator turunannya. Ketiga indikator itu adalah aspek kepemimpinan (LEADERSHIP), aspek kebijakan (POLICIES), dan aspek daya tanggap (RESPONSIVENESS).

Hasilnya Kepala BIN Budi Gunawan meraih skor 99 dalam skala 0-100 disusul Panglima TNI dan Kapolri yang sama-sama meraih nilai 98, disusul Menkopolhukam Mahfud MD (96), Menteri Agama Yaqut Cholil (95), dan Menteri BUMN Erick Tohir (94)

Boni menjelaskan, pendekatan ini lazim digunakan di negara yang demokrasinya relatif mapan. Dari penilaian subjektif para pakar yang tergabung dalam sejumlah Forum Grup Diskusi (FGD), LPI mengkuantifikasi pengukuran dengan memberikan bobot terhadap ketiga dimensi itu. Aspek leadership memberi kontribusi 30% kepada resultan nilai kinerja, indikator kedua menyumbang 20% dan indikator responsiveness mendapat porsi terbesar yaitu 50% dari total pengukuran.

Kembali ke Samad. Diduga tuduhan Samad dengan Novel penyidik KPK kala itu. Ada faktor dislike atau like. Sebab bisa saja, kata netizen. Jika BG jadi Kapolri kala itu, maka kinerja KPK di era Samad mungkin akan semakin bobrok tak karuan.