Ngotot Bela Novel Cs Soal TWK, KPK Geram Dituduh dan di Fitnah ICW

0
140
Foto : Novel Baswedan

Jakarta,NAWACITAPOST– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Indonesia Corruption Wacth (ICW) untuk tidak menyebarkan tuduhan dan asumsi keliru yang merugikan masyarakat.

KPK meminta agar ICW untuk tidak menyebarkan tuduhan dan asumsi keliru yang membuat rugi masyarakat.

Sebab,sebelumnya Peneliti ICW Kurnia Ramadhana menuduh KPK memberikan informasi bohong alias hoax terkait hasil tes wawasan kebangsaan (TWK).
.
Tuduhan itu terkait penyerahan hasil TWK kepada KPK dari BKN ini didasari unggahan yang ada dalam situs Kemen PAN-RB. Bahkan kepala BKN, Bima Haria Wibisana telah menyerahkan hasil TWK kepada pihak KPK yang diwakili oleh Sekjen KPK Cahya Hardiantor Harefa pada 27 April 2021 lalu.

Terakit unggahan itu, ICW mengaku ada kejanggalan saat KPK masih harus berkoordinasi dengan BKN untuk mendapatkan hasil TWK.

Sementara itu,Pelaksana Tugas (Plt) Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan ada 8 poin informasi dan data yang diminta oleh para pemohon melalui Pejabat Pengelola Informasi dan data (PPID) KPK atas pelaksanaan TWK-Satu di antaranya mengenai hasil TWK.

Dengan kata lain, hasil TWK yang diterima KPK dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 27 April 2021, hanya salah satu dari yang diminta pemohon.

Kemudian, kata Ali data hasil TWK yang diterima KPK itu adalah data koletif, sedangkan data yang diminta pemohon merupakan data pribadi masinh-masing pemohon.

“Maka sudah seharusnya KPK berkoordinasi dengan BKKN dalam rangka pemenuhan permohonan itu. Terlebih Informasi dan data terkait pelaksanaan TWK tidak sepenuhnya dalam penguasaaan KPK,” kata Ali dikutip RMOL.