Jakarta, NAWACITAPOST - Tak perlu diragukan sikap perkataan dan perbuatan seorang Mafud MD. Kental dan kuat tempelan akademisnya, apalagi soal hukum dan implikasinya. Membuat Mafud disegani kawan dan lawan.
Baca Juga : KKB Papua Dicap Teroris, Bukti Polisi Tak Melabelkan Pada Agamanya
Sebagai Menkopolhukam, Mafud MD dalam mengambil keputusan bersandar pada Kajian akademis, dengan masukan dari berbagai pihak. Hasilnya, HTI dna FPI dibubarkan pada akhir Desember 2020.
Akhir April 2021, Mafud MD memutuskan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dicap sebagai teroris.
Elit kader Demorkat ; Andi Arief dan Rachland Nashidik menyebut Mafud Sumbu Pendek dan Tak Mudah Melabeli Teroris.
Ternyata hal sama juga dinyatakan Gubernur Papua yang juga kader Demokrat, Lukas Enembe meminta pemerintah pusat (Jakarta) mengkaji ulang KKB sebagai teroris.
Hal berbeda dinyatakan elite PKPI Teddy Gusnaidi yang mempertanyakan sikap Partai Demokrat terkait dengan keputusan pemerintah melabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai teroris.
Pak @SBYudhoyono dan Pak @AgusYudhoyono, jadi Partai Demokrat mendukung KKB Papua yg telah membunuh aparat & rakyat Indonesia ya?," cuitnya dalam akun Twitternya, Jumat (30/4/2021), tegas Teddy.