Materi Gugatan Kubu Moeldoko (Yakin Menang)  : Ganti Rugi 100 Miliar Rupiah dan  Akta Notaris AD/ART  2020 Dibatalkan

0
116
Kantor DPP Demokrat kubu Moeldoko kawasan Rawamangun Jakarta Timur

Jakarta, NAWACITAPOST – Ditolaknya Demokrat kubu Moeldoko (KLB Deli Serdang) pada akhir Maret 2021 oleh Kemenkumham  bukan akhir segalanya. Perlawanan hukum lewat  jalur pengadilan kini dilakukan.

Baca Juga : Di Sidang PTUN Demokrat Nanti, Kekuasaan Ketua Majelis Tinggi Partai Faktor Penentu Kekalahan?

Ketua Aliansi Penyelamat dan Penerus Partai Demokrat (APPD) kubu Moeldoko, Nisan Radian  meminta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak perlu menyatakan perkataan yang tidak pantas yang bisa berimplikasi hukum nantinya.

Kita sepakat hukum adalah panglima dalam mengatasi setiap persoalan yang dihadapi, termasuk kisruh Demokrat. Muaranya (jalur hukum) setidaknya keputusan final dan mengikat itu harus dihormati siapapun. Jika nantinya kubu Kami (Moeldoko) menang di Pengadilan maka sudah seharusnya hal itu dihormati pihak AHY. Demikian sebaliknya,  jika kubu AHY menang di pengadilan, maka kubu Moeldoko pun akan menghormati keputusan pegadilan.

Gugatan kubu Moeldoko ke Pengadilan. Salah satunya ganti rugi sebesar 100 miliar rupiah. Nisan menyebut, DPC dan DPD serta para calon pilkada 2020 diduga menyetor uang dengan angka yang cukup besar, dan dihitung-hitung jumlah totalnya sebesar 100 miliar rupiah.

Gugatan (jika dikabulkan) pengadilan uang sebanyak itu akan dikembalikan lagi pihak-pihak terkait yang telah menyetor ke AHY.

Yang perlu dilakukan kubu AHY kata Nisan. Mengumpulkan uang sebanyak itu dengan cara saweran. Pasalnya, uang itu tak sedikit. Dan nanti (jika menang gugatan di pengadilan) uangnya bukan untuk Moeldoko.

Ternyata gugatan (pengadilan) yang dilakukan APPD ke AHY, soal AD/ART hasil kongres V Jakarta yang bertentangan dengan demokrasi. Yaitu, kewenangan superior dari ketua Majelis Tinggi Partai, SBY. Materi gugatannya, meminta pengadilan negeri membatalkan akta notaris AD/ART  2020, beserta kepengurusan yang diketuai AHY.