Anggota Komisi III DPR Minta Polri Tembak Mati Bandar dan Kurir Narkoba

0
89
Foto bersama Kapolri, Kapolda NTB, Gubernur NTB dan PJU Polda NTB

Jakarta,  NAWACITAPOST – Anggota  Komisi III DPR arteria Dahlan meminta aparat kepolisian bertindak tegas dalam menindak pelaku bandar dan kurir narkoba. Penindakan dengan menembak mati para bandar dan kurir narkoba demi menekan angka penyalahgunaan narkotika di daerah setempat.

“Kalau ada ketegasan maka akan terlihat siapa saja yang terlibat.  Kita tahu mana yang loyang dan mana yang emas, ” kata Arteria, kepada wartawan, di DPR,  selasa (13/4).

Dia menyebutkan ada lima juta warga Indonesia yang terlibat narkoba dan 250 warga binaan di dalam rutan dan lapas terdangkut kasus narkoba.

“Kita tidak dapat lagi kompromi dengan hal ini,  maka harus ada tindakan tegas dan humanis harus dilakukan pihak kepolisian, ” ujarnya.

Diaaat Komisi III DPR melakukan reses ke Mapolda Sumbar,  dia meminta agar Kapolda Sumbar,  Kajati Sumbar,  dan Ketua PN Sumbar agar bersepakat atas persoalan itu saat Komisi III melakukan reses ke Mapolda Sumbar.

“Polisi tembak mati bandar dan kurir,  jaksa tutut mereka dengan hukuman mati dan hakim jatuhi putusan hukuman mati kepada mereka, “tegasnya.

Dia mengungkapkan jika kondisi saat ini dipertahankan maka jumlah warga binaan di dalam rutan dan lapas akan meningkat sehingga melebihi kapasitas karena tidak tertampung lagi.

“Saat ini lapas banyak menunggak bahan makanan yang 70 persennya membiayai pencandu. Saya tegaskan harus ada diskresi kepolisian untuk menembak mati para bandar narkoba dan kurir,  serta bagi pemakai direhab, ” ucapmya.