Tahan Rizieq dan Balihonya Diturunkan, Polisi Bersama TNI Tuai Pujian

0
458
foto atas : Rizieq diborgol tangannya dan dibawa ke penjara Polda Metro Jaya. foto bawah ; Baliho Rizieq diturunkan dan dirobek

Jakarta, NAWACITAPOST–  Kehadiran negara, Yang diperlihatkan aparat keamanan Polisi dan TNI. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari gangguan ormas yang  bercorak preman. Bukan hanya sekedar kata atau lips service belaka. Benar-benar  hadir dengan tindakan nyata.

Baca Juga : Tersangka Rizieq Ke Polda, Langsung Ditahan?

RASA aman itu dibuktikan. Setelah baliho Rizieq diturunkan. Dan akhirnya ditahan polisi untuk 20 hari kedepan dimulai Minggu (13/12/2020).

Rizieq dan FPI yang selama ini begitu mudah berkata provokatif dan mengumbar ancamam.Yang paling anyar saat tiba di Indonesia. Jika ada yang menghina ulama, maka akan dipenggal kepalanya seperti yang terjadi di Perancis.

Yang terjadi justru Rizieq. Kabur dengan alasan berobat ke RS Ummi Bogor. Minta maaf dan ingin dialog dengan Presiden Jokowi. Di RS pentolan FPI itu kabur lewat pintu belakang.

Soal minta maaf diterima tapi proses hukum berjalan terus. Sedangkan ingin dialog ditolak mentah-mentah oleh  Jokowi melalui Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Tak perlu ada ada dialog karena apa yang didialogkan? Ujar mantan Panglima TNI Moeldoko menegaskan.

Itu terjadi setelah Polisi dengan tegas, terukur dan terarah berhasil melumpuhkan dengan menewaskan 6 orang FPI yang mengancam Polisi.

Yang ada malah  surat penangkapan baru dikeluarkan dan belum dijalankan. Besannya Wakil Ketua MPR Fadel Muhammmad  ditangkap (kata Rizieq menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya (PMJ)) setelah diperiksa 14 jam sebagai tersangka. Ayah Nazwa Shihab ini keluar dari ruang pemeriksaan menuju penjara PMJ dengan memakai baju tahanan warna oranye dan tangan diborgol.

Ketegasan Polisi  dalam hal ini Kapolda Fadil Imran dalam memberantas kelompok preman, Ternyata membuat nyali FPI menyusut dan tenggelam. Tak terdegar lagi teriakan-teriakan  keras membahana yang memprovokasi massa. Bahkan, bisa dikatakan kelompok ini seenaknya mengatur negara sesukanya.

Jadi, begitu Polisi menerapkan tindakan secara nyata.  Kelompok ini menyelamatkan diri masing-masing. Sampai berita ini diturunkan Polisi dibantu TNI sedang memburu dan mengejar pihak-pihak terkait Rizieq, yang dianggap bisa mengganggu keamanan negara.