Nikita Mirzzani Vs FPI, Barikade 98 Kemana?

0
222
Searah jarum jam ; HRS - FPI, Nikita Mirzani, Ketua Umum Barikade 98 Benny Rhamdani

Jakarta. NAWACITAPOST – Sejumlah aktivis era reformasi 1998 membentuk organisasi bernama Barikade 98 Tujuannya untuk menjaga Indonesia dari sabiotase serca ancaman termasuk rongrongan dari kelompok radikal yang menggangu pemerintah Jokowi.

Baca Juga : Turunkan Baliho HRS dan Tertibkan FPI, Ribuan Papan Bunga dari Rakyat Dikirim Ke Markas Kodam Jaya

Benny Rhamdany biasa disapa Brani yang juga Kepala BP2MI serta Politisi Partai Hanura  merupakan  Ketua Umum Barikade ini. Akhir Oktober 2020 gerakan ini dibentuk, sekretariatnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Adian Napitupulu sebagai salah satu motor gerakan 98 tak tampak dalam barikade ini.

Menurut Brani, satu dari empat kelompok yang merongrong pemerintah Jokowi, Keluarga Cendana.

Melalui Tommy Soeharto serangan ke mantan Gubernur Jakarta ini kerap dilancarkannya. Banyak cara putra bungsu Soeharto melakukan aksinya. Kedekatan dengan FPI digunakannya. Sudah banyak foto dan video yang beredar, bagaimana pangeran cendana ini  selalu datang di acara FPi –  HRS.

TNI sudah membuktikan  langkah yang di dengungkan barikade 98 berupa menurunkan baliho  bersama Polisi dan Satpol PP, dan itu sudah dasar hukumnya UU NO 34 Tahun 2004. Sebagai bentuk menertibkan kelompok radikal yang selalu mengganggu keamanan negara.

Nikita Mirzani biasa disebut Nyai bahkan sudah lebih dulu melakukan langkah itu. Seorang diri lagi. Bahkan jutaan rakyat  mendukung Nyai.

Barikade 98 hanya ada dalam deklarasi dirinya. Tak ada langkah nyata dalam melakukan perlawanan kepada FPI? Apalagi mendukung langkah tegas TNI  menurunkan baliho.  Padahal,  salah satu pernyataan keras, keluarga cendana adalah kelompok yang dianggap selalu merongrong Jokowi. Keluarga cendana dekat sekali dengan FPI.

Brani salah satu andalan Jokowi dalam membantu pemerintahannya. Brani begitu dekat dengan Jokowi.  Pencopotan dua kapolda dan dua kapolres merupakan rangkaian yang dilakukan Kapolri  yang diketahui Jokowi juga. Penurunan baliho Rizieq oleh TNI, Jokowi pun tahu dan merestui.

Seharusnya barikade 98 yang begitu sangat dekat dengan  ayah Gibran Rakabuming Raka melakukan hal sama dalam konteks  membela NKRI, dan menghindari perpecahan bangsa.

Atau mungkin barikade 98 beranggapan itu bukan tugasnya. Karena tugas itu ada di Satpol PP, polisi dan sudah dilakukan TNI.  Bisa juga masih berbulan madu dengan deklarasi. Atau bisa juga karena huruf FPI itu tidak sama dengan huruf keluarga cendana.

Mungkin Nikita Mirzani Vs FPI, barikade 98 diam dan tak mau ikut campur.

Ketika media nawacitapost menghubungi ketua umum Barikade 98, Brani melalui sambungan WhastAppnya, Selasa (24/11/2020). Nada bunyi terdengar, tapi tak diangkat. Chat WA pun sama tak direspon.