Pt. Jafpa Di Duga Memberi Info Bohong Di Poldasu, Advokat Bersatu Phlhpn Lakukan Klarifikasi Surat Direskrimsus Poldasu

0
300
Nurmala C. Ginting, SH

MEDAN, NAWACITAPOST.COM –  Ketua Advokat Bersatu Perkumpulan Hujum Lingkungan Hidup dan Pertambangan Nasional  Nurmala C. Ginting, SH di kantor Advokatnya jln. Prof. Zulkarnain (18/10) kepada Media mengatakan bahwa PT. JFI  memberi info kepada team penyedik di Polda Sumatera utara  sehingga Direktur Reserse Kriminal Khusus dari Polda Sumatera Utara tidak seharusnya memberhentikan Penyelidikan  pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan terhadap PT. Japfa farm I yang telah di duga kuat telah melakukan pelanggaran pencemaran lingkungan.

Menurut Nurmala C. Ginting bahwa  bantahan  management PT. Jafpa bahwa tidak pernah melakukan pembakaran ayam mati dan bahan-bahan kimia lain di Pos Marfen adalah merupakan pembongan Publik dan kepada Penyidik.

“Masyarakat mengeluh dan menyaksikan sendiri bahkan beberapa masyarakat memberi surat pernyataan, apakah masih belum jelas ini, tegas Nurmala.

Surat Reskrimsus No. K/1290/V/RES.5.3/2020/Direskrimsus  Polisi Daerah Sumatera Utara yang dalam perihalnya memberitahukan perkembangan hasil penyelidikan terhadap PT. Japfa Farm yang di tujukan kepada Ketua Advod Bersatu Perkumpulan Hukum Lingkungan Hidup dan Pertambamgan Nasinal bahwa Penyedik Direskrimsus Polda Sumut telah melakukan penyelidikan terhadap dugaan terjadinya tindak pindana dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan  di lampauinya baku mutu udara ambuen, baku mutu air, baku mutu air laut atau kriteria baru kerusakan lingkungan hidup sesuai UU No. 32 tahun 2009 perihal Laporan Pengerusakan dan Pencemaran Lingkungan Hidup.

Menurut Nurmala, begitu sangat kecewa terhadap isi Surat dari Direskrimsus Polda Sumatera Utara ini karena berdasarkan data yang ada dan informasi dari masyarakat lingkungan sekitar bahwa PT. Japfa Comfeed Indonesia, tbk kuat indikasi  telah melakukan pencemaran lingkungan hidup sehingga mengeluarkan  bau kurang sedap. Pembakanaran limbah B3 yang dihasilkan oleh Perusahaan jelas-jelas dibakar oleh perusahaan itu sendiri tanpa melibatkan pihak ketiga. Dan hal inilah Pihak Penyedik dari Polda Sumatera Utara Kompol Wira Prayatna, SIK, MH melakukan konfirmasi kepada Manajemen PT. Japfa tanpa mendengar dan melihat kelapangan jeritan rakyat kecil.

Ada apa di balik ini, masyarakat mengeluh tapi Diresktimsus Polda Sumut menghentikan penyelidikan, kapan bisa rakyat kecil menikmati keadilan dari Republik ini, pelanggaran demi pelanggaran  tapi pemerintah seakan tutup mata terhadap masyarakat. Kami memberi saran supaya dalam hal ini Pemerintah memberi oerhatian kepada jeritana masyarakat, mereka ingin kedamaian dan dapat menikmati hidup dengan tenang di Negeri sendiri, jelas Nurmala C. Ginting.

Ketika beberapa kaitan hal ini Nawacita mencoba konfirmasi melalui WA salah  seorang Management PT. Japfa  Farm Indonedia (20/10)  tidak tersambung.

Reporter : Herman