PKS Takut Tenggelam Gunakan Omnibuslaw Untuk Dapat Citra

0
461
Mantan Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul

Jakarta, NAWACITAPOST – Undang-undang mnibus Law sudah di sahkan melalui sidang Paripurna DPR, Senin (5/10/2020) malam. UU yang dikenal dengan sebutan Cipta Kerja ini disetujui 7 Fraksi DPR dan ditolak 2 Fraksi (Demokrat dan PKS).

Baca Juga : Pakta Integritas UI Diterapkan, PKS Terancam

TERKAIT fraksi yang menolak UU ini. Mantan politisi Demokrat Ruhut Sitompul biasa disebut  Si Poltak berpendapat bahwa Demokrat dan PKS adalah  partai barisan sakit hati yang membuat provokasi tak sehat dalam demokrasi. Dua Partai yang menolak Cipta Kerja ini sudah kalah di DPR serta mau bergabung dengan para kadrun-kadrun begundal provokator.

Apalagi pernyataan Ketua Umum Parta Demokrat  Mayor TNI (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono bahwa demokrat sudah berjuang  secara maksimal untuk menggagalkan Omnibus Law menjadi UU, namun apa daya kalah suara dalam sidang paripurna. Sepertinya itu drama politik yang sengaja dimainkan partai berlogo mercy bintang segi lima ini.

Bahkan Si Poltak ini menyarankan kepada adik-adik mahasiswa untuk tidak terpengaruh dengan dua partai barisan sakit hati ini. Lebih baik kembali ke pemondokan atau tempat tinggal para mahasiswa. Jika, benar-benar mau berunjuk rasa. Lakukanlah dengan tertib dan damai, jangan anarkis. Jika melanggar hukum, maka tinggal menunggu waktu positif Covid 19, jelas Si Poltak.

Apalagi para pengguna medsos, selamat stress dan frustasi dengan hoaksnya, rakyat sudah sangat cerdas dan pintar memilah mana yang berita yang hoaks dan tidak hoaks.

Yang menolak UU Cipta Kerja, silakan tapi jangan melanggar hukum dengan demo-demo yang melanggar aturan hukum, percuma dan tinggal menunggu waktu positif Virus Corona, tandasnya.

Sepertinya PKS takut tenggelam, maka omnibus law digunakan sebagai alat untuk pencitraannya.