JAKARTA, NAWACITAPOST.COM -KOMISARIS Utama PT. Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku telah menggandeng KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) untuk setiap saat mengawasi ke uangan Pertamina.

“Kita sudah MoU dengan KPK, maka itu kapan saja KPK bisa minta data pertamina. Jadi siapapun yang mau korupsi di Pertamina, hati-hati, Anda nikmati, kami akan lacak Anda melalui PPATK, jadi kepada siapapun sekali lagi untuk tak mencoba korupsi di pertamina,”ujar Ahok, senin, 3/8/2020 dikutip dari web resmi Pertamina.

Ia mengatakan, akan terus berupaya dalam pengelolaan Pertamina agar transparan. “Saya tak mau ada yang ditutup-tutupi. Jelas enggak ada rahasia di sini (Pertamina), semua terbuka. Nah ini yang kita lakukan sekarang. Dan yang paling penting bagi saya, insan Pertamina harus yakin atas Pertamina, harus merasa memiliki,” kata Ahok.

Diungakapkan Ahok, dirinya ditempatkan di Pertamina agar perusahaan tersebut lebih baik ke depannya. Atas dasar itu, dia mengingatkan agar jangan ada lagi orang yang berniat ingin merusak perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut. “Kan saya ditaruh di sini untuk menyelamatkan uang Pertamina. Saya digaji untuk menyelamatkan uang Pertamina. Ya sudah saya akan berupaya untuk lakukan. Walaupun kalian bisa main politik macam-macam, saya kan orang politik, main politik sama saya mah sudah biasa,” ucap dia.