Sukadamai Ndruru, S.H. Ajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap PT. Agung Sedayu Group

0
1129
Sukadamai Ndruru, S.H. Ajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap PT. Agung Sedayu Group

Jakarta, NAWACITAPOST- Sukadamai Ndruru, S.H. sebagai Kuasa Hukum Penggugat H. ABDUL SALAM Bin H.M. NOOR, mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum. Sebagaimana dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata dalam Pasal 1365 yang berbunyi “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain mewajibkan kepada orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut” di pengadilan Negeri Jakarta Timur yang beralamat Jl. Dr. Sumarno No. 1, Penggilingan Jakarta Timur dengan Perkara Nomor 577/Pdt.G/2019/PN/JKt.

Sukadamai, S.H. yang akrab disapa Damai mengatakan, sebelum kuasa hukum mengajukan gugatan terlebih dahulu mengirimkan somasi/teguran hukum sebanyak 3x. Namun Tergugat I dan Tergugat II meminta untuk membuktikan atas kepemilikan obyek aquo dan mengajukan Gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dalam perkara ini diketuai oleh Majelis Hakim Khadwanto dan Penitera Peganti Victor Andry Risakotta terhadap : PT. Agung Sedayu Group sebagai Tergugat I, PT. Citra Abadi Mandiri sebagai Tergugat II yang diwakili oleh Kuasa Hukum, PT. Astra Credit Company sebagai Tergugat III yang diwakili oleh kuasa hukum, Badan Pertanahan Nasional Kota Jakarta Timur sebagai Turut Tergugat.

Baca Juga : Ndanramil 0814/08 Plandaan Beserta Babinsa Menghadiri Penyaluran BLT DD Tahap II Desa Tondowulan

“Atas penguasaan tanah kliennya yang dilakukan oleh PT. Agung Sedayu Group sebagai Tergugat dan PT. Citra Abadi Mandiri sebagai Tergugat II, dengan luas 3000 (tiga ribu)  meter persegi yang terletak dahulu dikenal setempat Kampung Baru RT.00 RW.06 Kelurahan Cakung, Kecamatan Cakung Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta dan saat ini dikenal setempat sebagai Kampung Baru RT.001 RW.009 Kelurahan Cakung Barat Kecamatan Cakung Kota Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta,”ucap Damai kepada Nawacitapost, Kamis, (11/06/20).

PT. Agung Sedayu Group

“Tanah tersebut adalah tanah Alm. H.M. NOOR Bin H. MISNAN yang dibeli sejak tahun 1977 dan diwariskan kepada kliennya H. ABDUL SALAM Bin H.M. NOOR, hingga saat ini Kliennya belum pernah menjual kepada pihak lain ataupun mengalihkan kepada orang lain. Saat ini  obyek aquo telah di uruk dan diratakan oleh PT. Citra Abadi Mandiri untuk dibangun perumahan. Atas  penguasaan tanpa hak tersebut kliennya mengalami kerugian yang cukup besar dengan total sebesar Rp. 71.215.000.000,- (tujuh puluh satu milliard dua ratus lima belas juta rupiah),” lanjutnya menegaskan kepada wartawan Nawacitapost.

Menurut Damai, “Untuk saat ini proses perkara masuk dalam tahap mediasi para pihak hingga diberikan waktu sampai pada tanggal 18 Juni 2020. Namun anehnya  PT. Agung Sedayu Group sebagai Tergugat I dan Badan Pertanahan Nasional Kotamadya Jakarta Timur sebagai Turut Tergugat, tidak pernah hadir dipersidangan pada hal sudah di panggil secara patut dan sah selama 5X oleh jurusita pengadilan,”tegasnya menyampaikan.

“Kami selaku kuasa hukum, berharap dalam tahap mediasi dapat tercapai perdamaian untuk mufakat dan memberikan ganti kerugian kepada Klennya, ucapnya,”