41 Narapidana Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

1
38
NAWACITAPOST – Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dirjen PAS Kemenkumham) Brigjen Reynhard Silitonga mengatakan 41 narapidana (napi) kasus narkoba dipindahkan dari sejumlah lapas di Indonesia ke lapas di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

Cilacap, Jawa Tengah, NAWACITAPOST – Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dirjen PAS Kemenkumham) Brigjen Reynhard Silitonga mengatakan 41 narapidana (napi) kasus narkoba dipindahkan dari sejumlah lapas di Indonesia ke lapas di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

Sebagian dari yang dipindah tersebut merupakan narapidana yang divonis hukuman mati dan ditahan seumur hidup.

“Ada sebanyak 41 narapidana bandar narkoba yang dipindahkan. Dari 41 narapidana itu, 10 di antaranya hukuman mati, 11 hukuman seumur hidup,” ujarnya di Dermaga Wijayapura, Jumat (5/5/2020) sebagaimana dikutip dari Sindonews.

Semua napi tersebut dipindahkan pada dini hari tadi dan tiba di lokasi pada subuh sekira pukul 04.00 WIB. Mereka ditempatkan ke Lapas Kelas 1 Batu dan Lapas kelas 2 Karanganyar, Pulau Nusakambangan.

Baca Juga : Sembilan Sektor Ekonomi Kembali Dibuka

Secara rinci mereka yang dipindahkan berasal dari Lapas Kelas 1 Cipinang (21 napi), Rutan Kelas 1 Salemba (7 napi), Lapas Narkotika Kelas II Jakarta (3 napi), Lapas Kelas 1 Tanggerang (4 napi), Lapas Kelas 2 Cilegon (1 napi), Lapas Kelas 2 Pemuda Tanggerang (4 napi), dan Lapas Kelas II Serang (1 napi).

Reinhard menambahkan, pemindahan ini melalui penilaian atau assessment narapidana dari Kanwil DKI Jakarta dan Kanwil Banten. Selain assessment, pemindahan ini berdasarkan informasi dari Bareskrim Polri, BNN dan Kejaksaan Agung.

“Di harapkan pemindahan ini menekan peredaran narkoba di Tanah Air karena narapidana ini menempati Lapas Super Maximum Security dengan tingkat pengamanan yang tinggi, sehingga tidak dapat berinteraksi dengan orang di luar penjara,” ucap Reynhard.