Makan Uang Proyek 5,6 Miliar, KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Bengkalis

Jakarta, NAWACITAPOST- KPK memperpanjang masa penahanan Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin (AM) terhitung mulai Rabu (6/5/2020) hari ini.

Amril merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait proyek multiyears (2017-2019) pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis dan penerimaan gratifikasi.

“Penyidik KPK memperpanjang kembali penahanan Tersangka AM sesuai dengan Penetapan Pengadilan Pekanbaru yang kedua terhitung mulai tanggal 6 Mei 2020 sampai dengan 4 Juni 2020 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur,” kata Plt Juru Bicara KPK, Rabu.

Baca Juga : BI menolak Usulan DPR Terkait mencetak Uang Rp 600 Triliun

Ali menuturkan, KPK memperpanjang penahanan Amril karena penyidik masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan berkas perkara Amril.

Ali mengatakan, penyidik akan menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum KPK ketika proses penyidikan telah rampung.

“Setelah selesai dan pemberkasan dinyatakan lengkap maka penyidik akan menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada JPU KPK untuk selanjutnya di sidangkan di PN Tipikor,” ujar Ali.

Dalam kasus ini, Amril diduga menerima uang dengan nilai total sekitar Rp 5,6 miliar terkait kepengurusan proyek tersebut.

Pemberian uang itu diduga berasal dari pihak PT CGA selaku pihak yang akan menggarap proyek tersebut.

Penetapan Amril sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015.

 

 

Baca juga :  Menang Laga One Pride MMA, Mantili Gea Bawa Medali Emas untuk Ono Niha

Comments are closed.