Diduga Lakukan Penganiayaan, Oknum Satpol PP Tapsel dilaporkan ke Polisi

0
172
Padangsidimpuan, NAWACITA - Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat (GEBRAK) mengadakan Aksi Unjuk Rasa di kompleks perkantoran Bupati Tapsel. Selasa (14/02/2020). Mahasiswa menuntut penjelasan terkait proyek Taman Bunga yang menelan biaya Rp. 9 Milyar.
Diduga Lakukan Penganiayaan, Oknum Satpol PP Tapsel dilaporkan ke Polisi (Foto: Korban an. Agus Halawa)

Tapanuli Selatan, NAWACITA – Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat (GEBRAK) mengadakan Aksi Unjuk Rasa di kompleks perkantoran Bupati Tapsel. Selasa (11/02/2020). Mahasiswa menuntut penjelasan terkait proyek Taman Bunga yang menelan biaya Rp. 9 Milyar.

Dalam aksi tersebut, seorang mahasiswa menjadi korban pemukulan oleh Satpol PP yang mengakibatkan Agus Halawa, Koordinator GEBRAK, mengalami luka-luka di kepala. Dan korban saat ini sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Padangsidimpuan.

Baca Juga: Menggugat Nasionalisme Fachrul Razi ?

Tindakan penganiayaan ini telah dilaporkan ke Polres Tapsel hari itu juga (11/02/2020), dengan No. STTLP/42/II/2020/TAPSEL/SUMUT. Dan sudah diterima oleh Kapolres Tapanuli Selatan, Abdul Salam Harahap.

Elemen mahasiswa kota Padangsidimpuan menuntut keras kejadian tindakan represif yang telah dilakukan oleh Satpol PP. GEBRAK meminta Polres Tapsel untuk menangkap pelaku. Dan meminta kepada Bupati Tapsel untuk memecat pelaku penganiayaan tersebut.

Yarman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here