2 Kepala UPT Keimigrasian Lakukan Sertijab

142
55
2 Kepala UPT Keimigrasian Lakukan Sertijab

Semarang, NAWACITA – Serangkaian prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, berlangsung secara marathon hari ini. Setelah sebelumnya pada pagi hari dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 226 pegawai, dimana 48 diantaranya Kepala UPT, pada siang harinya dilakukan beberapa serah terima jabatan (sertijab).

Diawali dengan sertijab Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen, dilanjutkan dengan sertijab Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang di aula Kanim Semarang dan dipungkasi dengan sertijab 2 Kepala UPT sekaligus, yakni Kepala Kanim Kelas II Non TPI Pati dan Kepala Rudenim Semarang di Aula Lantai 3 Kantor Wilayah.

Tidak berbeda halnya dengan sertijab Karutan Kebumen dan Kakanim Semarang, Kepala Kanwil Jawa Tengah, Tarsono,memimpin langsung jalannya prosesi sertijab Kakanim Pati dan Karudenim Semarang.

Kepala Kanim Pati sebelumnya, Suryono, digantikan oleh Hasanin. Sementara Retno Mumpuni akan menempati pos baru sebagai Kepala Rudenim Semarang yang sebelumnya ditempati Plt. Karudenim, Yusak.

Menyampaikan sambutan, Kepala Kantor Wilayah, Tarsono, kembali mengulangi beberapa pesan yang disampaikan saat dirinya melantik dan mengambil sumpah jabatan pada pagi hari.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pagi tadi. Seperti yang telah saya sampaikan, agar segera setelah dilantik,  untuk melaksanakan serah terima jabatan,” ujarnya.

Terhadap kedua pejabat lama, Kakanwil menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dedikasi dan kinerja yang diberikan.

“Pak Suryono telah melaksanakan tugas di Kanim Pati dengan baik. Ini bisa terus dilanjutkan oleh pejabat yang baru. Jaga soliditas baik dengan eksternal maupun internal pegawai,” lanjutnya menambahkan.

Meskipun Kanim Pati belum mendapatkan penghargaan WBK, namun capaian pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dihampir seluruh kecamatan di Kabupaten Pati menuai apresiasi tersendiri dari Kakanwil.

“Ini artinya pelaksanaan terhadap pengawasan keberadaan orang asing di wilayah Pati telah berjalan dengan sangat baik,” pujinya.

Sementara terhadap pembangunan Zona Integritas, Kakanwil berharap apa yang sudah dirintis oleh Kakanim lama dapat dilanjutkan oleh Kakanim baru, sehingga Kanim Pati diharapkan pada tahun 2020 dapat memperoleh predikat WBK.

“Bicara WBK maka muaranya adalah pada pelayanan publik dan bebas dari korupsi. Hal tersebut harus didukung pula dengan tata kelola yang baik,” terangnya. Sedangkan terhadap Kepala Rudenim yang baru, pesan hampir serupa disampaikannya.

“Saya berharap, semua UPT Kota Semarang dapat memperoleh predikat WBK, termasuk Rudenim,” pesannya.

Selain tentang WBK, pemberian pelayanan yang baik terhadap deteni menjadi pesan berikutnya.

“Ada kurang lebih 90 an deteni, untuk itu berikan pelayanan yang baik kepada mereka,” tutupnya mengakhiri.