Kisah Penyandang Disabilitas Pelamar CPNS Kemenkumham di Pusdik Armed

9
217
Kisah Penyandang Disabilitas Pelamar CPNS Kemenkumham di Pusdik Armed

Cimahi, NAWACITA – Harry Christ Even Sibarani, 22 tahun, mendaftar formasi kusus Pranata Keuangan CPNS 2019 dilingkungan Kanwil Kemenkumham Jabar dihari terakhir (Hari ke-5) sesi pertama di Pusdik Armed, Jum’at (20/12/19).

Warga Medan Sumatera Utara penyandang disabilitas bibir sumbing (Non Tuna Netra) ini memiliki kualifikasi ijazah DIII Akutansi. Ia bercerita telah mendaftar formasi melalui situs resmi sccn.bkn.go.id dan berdomisili di Bandung karena sedang melanjutkan kuliahnya ke jenjang Strata I (S1) di universitas swasta terkenal di Bandung.

Saat dilansir Humas yang berada di tempat, Harry mengatakan,”Jadi saya daftar kusus karena ada kualifikasi yang sesuai di Kemenkumham dan saya kedua kalinya mendaftar CPNS ini tapi di tahun sebelumnya saya mendaftar di Medan,” katanya.

Baca Juga: Peringati Hari Bela Negara ke-71, Kakanwil Kemenkumham Jabar Laksanakan Upacara

Saat ditanya kenapa memilih instansi Kemenkumham, ia menjawab bahwa yang pertama ia buka di situs resmi sccn.bkn.go.id adalah instansi Kemenkumha dan kebetulan ada formasinya.

“Saya memang niat dan betul-betul ingin bekerja dan mengabdi di Kemenkumham kalau lolos nanti. Saat datang mengikuti seleksi disini, para petugas panitia sangat membantu dan saya diperlakukan dengan baik dengan cara diantar langsung oleh salah satu petugas panitia menuju tempat khusus untuk menunggu seleksi verifikasi,” ucap Harry.

“Saya sangat mengucapkan terimakasih kepada para petugas panitia atas pelayanannya dan saya memohon do’a semoga saya bisa lolos diterima di Kemenkumham,” ujar Harry yang bicaranya kurang jelas karena penyandang bibir sumbing.

Baca Juga: Evaluasi Kabupaten Peduli HAM, Kanwil Jawa Tengah Terima Kunjungan Kabupaten Kebumen

Tampak hadir Kepala Divisi Administrasi sekaligus selaku ketua panitia, Ceno Hersusetiokartiko serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Heriyanto sedang meninjau jalannya proses seleksi CPNS tahap II.

Ketua Panitia Seleksi Ceno Hersusetiokartiko menyampaikan bahwa hari ini adalah hari terakhir dalam penyeleksian tahap II CPNS kualifikasi SLTA dan sarjana bagi kaum difabel. “Seperti hari sebelumnya, dihari terakhir ini sekitar 4.850 peserta, termasuk kaum Difabel sejumlah 2 orang mendatangi tempat seleksi dan alhamdulillah proses seleksi ini berjalan tertib dan lancar walaupun disore hari kemarin hujan sempat turun tapi tidak deras,” tutur Ceno saat di konfirmasi Humas di tenda tempat regtistrasi.

Comments are closed.