Saut : Hukuman Mati Koruptor Jangan Hanya Retorika

1
285
Saut : Hukuman Mati Koruptor Jangan Hanya Retorika

Jakarta, NAWACITA- Wakil Ketua KPK Saut Situmorang meminta wacana hukuman mati koruptor tidak hanya dijadikan retorika. Sebab, wacana tersebut bisa banyak menuai perdebatan.

“Yang kita mau kan pastilah tidak retorika. Makanya soal hukuman maksimal, hukuman minimal, itu kita bisa berdebat,” ungkap Saut, Jumat (13/12/2019).

Ia menjelaskan, Jaksa Penuntut Umum KPK biasanya selalu banyak pertimbangan ketika melayangkan tuntutan hukuman maksimal kepada para terdakwa kasus korupsi. Saut mengatakan, Jaksa KPK selalu mengajukan tuntutan sesuai perbuatan.

“Kan kita selalu jelas, pasalnya, pasal berapa. Terus kemudian nanti penyidik berdiskusi dengan penuntut. Kemudian pimpinan memutuskan di pasal itu digunakan maksimal berapa. Yang Mulia Hakim (kasih hukuman) berapa. Itu semua bisa debatable,” katanya.

Baca Juga : Militer Selandia Baru Lakukan Misi Penyelamatan Berisiko

Saut menilai besar-kecil hukuman yang ada saat ini memang belum cukup memberikan efek jera kepada para koruptor. Oleh karena itu, KPK bakal lebih fokus memaksimalkan pencegahan ketimbang penindakan.

“Oleh sebab itu, kalau memang selama ini disebutkan bahwa pencegahan itu penting, itu sudah bagian maincourse-nya KPK selama ini. Jadi sekali lagi kita supaya jangan terlalu terlibat pada retorika itu,” paparnya.

 

Comments are closed.