Pelantikan Pengurus Wilayah Sumatera Selatan Ikatan Notaris Indonesia

1
9
Pelantikan Pengurus Wilayah Sumatera Selatan Ikatan Notaris Indonesia

Palembang, NAWACITA – Ikatan Notaris Indonesia Sumatera Selatan menyelenggarakan Pelantikan Pengurus Wilayah Sumatera Selatan Ikatan Notaris Indonesia 2019-2022. Berlangsung di aula lantai III Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Divisi Administrasi (Indra Gunawan Begab), Kepala Divisi Pemasyarakatan (Giri Purbadi), Dewan Kehormatan Notaris Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Ikatan Notaris Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Ikatan Notaris Kota Palembang, Para Pejabat  Administrator Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, beserta para Notaris.

Baca Juga: Kanwil Jambi Adakan Rapat Persiapan Rekrutmen CPNS Kemenkumham Tahun 2019

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus wilayah Sumatera Selatan I.N.I. dan sekaligus memberikan kata sambutan oleh Ketua Pengurus wilayah Sumatera Selatan I.N.I. (Akhmad Wasil, S.H., S.Pn.).

Selanjutnya Kata Sambutan oleh Kepala Divisi Administrasi (Indra Gunawan Begab) dalam sambutannya Indra Gunawan menjelaskan Ikatan Notaris Indonesia adalah perkumpulan atau organisasi bagi para notaris, berdiri semenjak tanggal 1 Juli 1908, diakui sebagai badan hukum (rechtspersoon) berdasarkan Gouvernements Besluit (Penetapan Pemerintah) tanggal 5 September 1908 Nomor 9, merupakan satu-satunya wadah pemersatu bagi semua dan setiap orang yang memangku dan menjalankan tugas jabatan sebagai pejabat umum di Indonesia.

Baca Juga: Kakanwil Kembali Meninjau Pekerjaan Rehabilitasi Blok Hunian dan Aula Lapas Kelas IIA Jambi

Sebagaimana hal tersebut telah diakui dan mendapat pengesahan dari pemerintah berdasarkan Anggaran Dasar Perkumpulan Notaris yang telah mendapatkan penetapan Menteri Kehakiman tertanggal 4 Desember 1958 Nomor : J.A.5/117/6 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 6 Maret 1959 Nomor 19, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 6, dan Perubahan Anggaran Dasar yang terakhir telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan 12 Januari 2009 Nomor : AHU.03.AH.01.07 Tahun 2009.

Oleh karena itu sebagai Organisasi Notaris sebagai Organisasi Notaris sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yang diundangkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4432 serta mulai berlaku pada tanggal 6 Oktober 2004, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tshun 2014 tentang perubahan atas  Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yang telah diundangkan dalam Lembaran Negara Tahun 2014  Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5491.

Baca Juga: Pisah Sambut Kadivpas kanwil Kemenkumham Babel 2019

Lebih lanjut Indra Gunawan Begab mengingatkat fungsi kode etik Notaris yaitu mengontrol perilaku anggota profesi agar tidak terjadi penyalahgunaan pengetahuan serta kewenangan dan menjaga martabat profesi Notaris. “Banyak tantangan yang akan dihadapi, semoga diberikan kesehatan, kekuatan didalam melindungi dan melayani setiap anggota Ikatan Notaris Indonesia serta dapat mewujudkan program-program kepengurusan,” ujar Indra.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here