BNN Kabupaten Kediri Ringkus Pengedar Narkoba Antarkota

1
137
BNN Kabupaten Kediri Ringkus Pengedar Narkoba Antarkota

Kediri, NAWACITA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri, berhasil meringkus pengedar narkoba antar kota, dengan jenis Shabu.

Kepala BNN Kabupaten Kediri, AKBP L. Dewi Indarwati mengatakan, penangkapan tersangka, pria inisial EP (28) sekitar pukul 00.30 WIB, Kamis (31/10/2019) dini hari.

“Pengamanan EP, tepatnya di Desa Damarwulan Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Kamis pada pukul 00.30 WIB,” kata Kepala BNN Kabupaten Kediri, AKBP L. Dewi Indarwati kepada wartawan di Kantor BNN Kabupaten Kediri, Kamis (31/10/2019).

Dewi menguraikan, pengamanan EP dengan latar belakang seorang kuli bangunan warga Desa Damarwulan itu,  diketahui pasca Tim Pemberantasan BNN Kabupaten Kediri melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Hingga akhirnya, petugas BNN berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Kampung Ambon

“Barang bukti tersebut di antaranya, 8 buah paket narkotika jenis shabu yang dimasukan dalam klip plastik dan memiliki berat total 2,06 gram,” katanya.

Selain itu, tambah dia, didapati pula barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 300.000, 1 buah ATM BRI, 1 unit HP merk Xiaomi warna putih, dan 1 unit HP merk Vivo warna coklat.

“Ada pula barang bukti lain, seperti 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam nomor polisi AG 3607- F beserta STNKnya,”ungkapnya.

Untuk selanjutnya, imbuh Dewi, Tim Pemberantasan juga melakukan penggeledahan di rumah EP dan didapatkan barang bukti berikutnya, berupa 1 buah botol plastik warna hijau yang berisi pil LL (double L) sebanyak 119 butir. Kemudian, 1 buah timbangan digital, 1 buah alat hisab shabu/ bong, 1 buah pipet kaca, dan 2 buah serok shabu dari sedotan plastik. Di samping itu, juga ditemukan 1 pak sedotan plastik, 1 pak klip plastik, 1 buah gunting, dan 3 buah isolasi.

“Dari hasil keterangan EP, narkotika jenis sabu tersebut didapat dari DS laki-laki 32 tahun,” jelas Dewi.

Selanjutnya, Tim Pemberantasan juga melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan pria berinisial DS. Tepatnya, di depan warung pinggir jalan Raya Kandangan Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Cleorisya, Harumkan Nama Kabupaten Siak di Tingkat Internasional

“Pada saat ditangkap dan digeledah ditemukan barang bukti yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Barang bukti ini, di antaranya 5 buah paket narkotika jenis Shabu yang dibungkus klip plastik dengan berat total 4,90 gram, dompet warna coklat yang berisi uang tunai sebesar Rp 355.000, dan 1 buah timbangan digital serta 1 buah alat bong,”papar Dewi.

Tindakan selanjutnya, Tim Pemberantasan BNN langsung melakukan penggeledahan ke rumah pelaku dan ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik yang berisi pil LL sebanyak 501 butir.

Dari perbuatan EP dan DS disangkakan terjerat UU No. 35 Tahun 2009 Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar. Ke depan, pihaknya masih dilakukan pengembangan jaringan di atasnya.

Comments are closed.