Kakanimsus: Kami terbuka lebar untuk sharing data dan informasi

2
343
Kakanimsus: Kami terbuka lebar untuk sharing data dan informasi

Medan, NAWACITA – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Agato PP Simamora  didampingi oleh Kepala Bidang Inteldakim, Abdi Widodo Subagio menghadiri undangan Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kanwil Sumut dalam agenda Rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Dengan pembukaan rapat langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Utara, Dewa Putu Gede berpesan agar pelaksanaan  pengawasan oleh Timpora dilakukan secara berkolaborasi dengan baik dan tindak tegas semua orang asing dengan tetap melakukan layanan terbaik kepada semua orang asing.

Baca Juga: Komisi Banding Merek DJKI Sambangi Kanwil Kemenkumham Kalbar

Narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara, Mulianto menyampaikan bahwa sesuai SK yang diterbitkan Mendagri Badan Kesbangpol Sumatera Utara bekerja sama dengan Kesbangpol Kabupaten dan Kota hanya melakukan pemantauan kepada orang asing dengan diketuai oleh Gubernur.

Mulianto mengatakan mereka memiliki mekanisme pemantauan orang asing yang tertuang dalam permendagri dan akan mendata serta melaporkan kegiatan orang asing kepada Instansi terkait.

Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumut, Brigjen TNI Ruruh A Setyawibawa selaku narasumber turut menyampaikan bahwa perlu dilakukan sharing informasi dan data antara tiap elemen Timpora.

Baca Juga: Kakanwil Lepas Peserta Jalan Santai PASTI Sehat

Ruruh berpendapat bahwa keterbatasan penguasaan bahasa asing serta infrastruktur pengawasan juga turut menjadi kendala dalam mengawasi orang asing. Ia menambahkan bahwa elemen Timpora harus memanfaatkan semaksimal mungkin komunitas intelijen untuk berkomunikasu terkait tugas pengawasan.

Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kanwil Sumut, Silvester Sili Laba, selaku narasumber ketiga menyatakan bahwa perpres no.20 tahun 2018 sejatinya bukan mempermudah TKA masuk tapi hanya menyederhanakan proses.

Beliau juga turut menyampaikan bahwa ke depannya imigrasi akan semakin sering melaksanakan pertemuan timpora agar wadah sharing data dan informasi menjadi semakin besar.

Baca Juga: Kanwil Jabar: Semangat Para Pemuda Harus Menjadi Obor Penyemangat

Kakanimsus Medan, Agato PP Simamora, sebagai salh satu peserta rapat menyatakan bahwa biaya unutk pengawasan orang asing itu mahal dan telah hamper 70 tahun membangun sistem pengawasan orang asing. Beliau juga menyampaikan bahwa Ditjen Imigrasi telah terdaftar di ICAO yang berujung pada penguatan pengawasan orang asing.

Terkait kendala pengawasan orang asing yang disampaikan oleh Kabinda dan Kepala Badan Kesbangpol tentang lemahnya sharing data dan informasi, Agato PP Simamora menyatakan bahwa imigrasi medan terbuka lebar untuk permintaan dan informasi. Beliau juga mengatakan bahwa pengawasan orang asing itu akan sangat baik bila dilakukan dengan berkolaborasi.

Imigrasi medan menginginkan kolaborasi supaya ada kemanfaatan yang jelas dan berencana akan beraudiensi ke Gubsu dalam waktu dekat ditegaskan oleh beliau.

Comments are closed.