Kantor Imigrasi Non TPI Agam Amankan Tiga WNA Asal Pakistan

1
10
Kantor Imigrasi Non TPI Agam Amankan Tiga WNA Asal Pakistan

Agam, NAWACITAKantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam, mengamankan tiga orang Warga negara Asing (WNA) asal negara Pakistandi Masjid Istiqomah Surau Kamba Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agamdan Masjid Nurul Iman Tigo Baleh Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Bukittinggi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam, Dani Cahyadi, dalam keterangan pers, Jumat (18/10/2019), menuturkan, ketiga WNA itu diamankan karena menyalahi izin tinggal, dan dua diantaranya sedang mengajukan perpanjangan izin tinggal di Indonesia.

Baca Juga: Viktor Laiskodat Diklaim Dihubungi Jokowi untuk Jadi Menteri

“Setelah dilakukan pengecekan dokumen ketiga WNA asal Pakistan itu, dua diantaranya tidak dapat menunjukkannya karena menurut pengakuan mereka sedang mengajukan perpanjangan visa di kantor imigrasi di Jakarta Selatan,” ulasnya.

Menurut Dani Cahyadi, ketiganya diamankan karena sedang melakukan penggalangan dana untuk membuat Alqur’an bruelledan dananya disumbangan untuk anak-anak yatim di Madrasah Darul Ulum Fakhrul Islam di Negara Pakistan.

“Untuk penggalangan dana tersebut mereka membawa surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Jakartakarena mencurigai surat itu asli atau tidaknya pihaknya imigrasi langsung mengamankan ketiga WNA itu untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Dani Cahyadi menambahkanmenurut pengakuan ketiga WNA itu mereka diajak ke Bukittinggi oleh seorang warga Pakistan atas nama Khalidyang mereka kenal di Jakarta sekaligus menyarankan salah satu tiga WNA yang sedang sakit untuk melakukan berobatan di Bukittinggi.

Baca Juga: Foto Bareng Kabinet Kerja Jilid I Jokowi-JK Akan Purnatugas

“Saat diamankan Khalid berhasil kabur dan saat ini dilakukan pengejaran,” ungkapnya.

Ketiga WNA itu sambung Dani Cahyadi, diamankan diruang detensi imigrasi Agam untuk dilakukan pengecekan dokumen-dokumen kelengkapan termasuk surat yang dikeluarkan oleh kementerian Agama Jakarta.

“Ketiga WNA itu Saeed Muhammad (51), dan dua orang anaknya yakni Naveed Muhamad (29) dan Allah Rakha (31), yang saat ini berada diruang detensidengan tujuan utama mengobati sang ayah yang sedang sakit, sembari ditemani oleh anak-anaknya,” tukasnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here