Musim Kemarau Melanda, Kanwil Jateng Distribusikan Air Bersih

1
81
Musim Kemarau Melanda, Kanwil Jateng Distribusikan Air Bersih
Semarang, NAWACITA – Peka terhadap kondisi musim kemarau yang saat ini melanda di hampir seluruh wilayah nusantara, terutama di Kota Semarang, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) se Eks Karesidenan Semarang, memberikan bantuan air bersih kepada sebagian masyarakat Kota Semarang, Selasa (15/10).
Empat titik dari dua Kecamatan menjadi target bantuan. Warga RT 6/RW 1 Kelurahan Sukerejo Kecamatan Gunung Pati Semarang memperoleh bantuan air bersih sebanyak 2 tangki (1250 liter).

Baca Juga: Kakanwil Banten Apresiasi Sepatu Hasil Karya Warga Binaan Rutan Kelas I Tangerang

Sementara warga RW 15, RW 16 dan RW 20 Kelurahan Bringin, kecamatan Ngaliyan juga mendapat bantuan air bersih dengan jumlah yang sama, masing-masing 2 tangki (1250 liter).
Total 8 tangki (5000 liter) air bersih tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 300 rumah. Bantuan ini sangat terasa, karena kondisi yang dialami oleh mereka saat ini.
Kemarau panjang, memaksa sebagian daerah di Kota Semarang mengalami kendala dalam menerima distribusi air bersih.

Baca Juga: Penandatanganan MOU dan Penyuluhan Hukum Terpadu di Kanwil Kaltim

Selain dibantu oleh para pegawai, kegiatan ini dikawal langsung oleh 3 Kepala Divisi. Novita Ilmaris, Kepala Divisi Administrasi bersama Kepala Divisi Keimigrasian, Esti Winahyu Nur Handayani dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Marasidin Siregar. Selain itu BHP Semarang yang diwakili Sekretaris, Hardhini Ambarwati bersama jajaran dan perwakilan UPT Kota Semarang lainnya terjun langsung mengawasi jalannya distribusi air bersih.
Kegiatan ini, melengkapi tiga bhakti sosial lainnya (Pemberian tali asih ke Panti Asuhan, Kerja Bakti di tempat Ibadah dan Pengobatan Massal), yang telah dilakukan oleh jajaran Kanwil Kemenkumham Jateng dan UPT Se Eks Karesidenan Semarang dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadhika Tahun 2019.

Comments are closed.