Perjuangan Tibaria Zega Minta Keadilan Tanahnya yang Diserobot

1
207

Tapanuli Selatan, NAWACITA-Tibaria Zega, wanita kelahiran Gunung Sitoli 53 tahun lalu, mendatangi Polres Tapsel untuk meminta keadilan. Warga Desa Wek IV Kecamatan Batang Toru Tapsel ini, didampingi salah seorang sanak saudaranya. Tibaria Zega menceritakan persoalan kasus yang menimpanya. Tanpa sepengetahuannya tanda tanganya dipalsukan oleh seseorang dan tanah miliknya seluas 7,5 HA kini berpindah tangan.

Tibaria sudah melaporkan kasus ini ke Mapolres Tapsel dengan LP/ 208/ VIII/ 2019/ Tapsel/Sumut tanggal 21 Agustus 2019. Ia kemudian bercerita. Sekitar tahun 2011, Tibaria didatangi oleh dua orang yang mengaku karyawan untuk membantunya soal ganti rugi. Kebetulan  tanah milik Tibaria Zega seluas 7,5 Hektar masuk dalam lingkaran tambang yang akan di ganti rugi oleh pemilik perusahaan. Rencananya, tanah Tibaria akan diganti rugi dengan harga Rp 375 juta. Surat-surat kepemilikan tanah pun diserahkan.

Tak berselang lama, dua orang utusan perusahaan itu memberi  uang panjar sebesar Rp.50 juta dan sisanya akan dibayarkan sesuai kesepakatan dari ganti rugi Rp 375 juta. Namun berbarengan dengan panjar tersebut keduanya memberikan Surat Tanda Terima yang menyatakan bahwa Tibaria Zega telah menerima uang panjar penjualan tanahnya sebesar Rp.50 juta kepada saudara Imran Siregar ( 58).

Padahal Tibaria tak pernah menjual tanah miliknya. Belakangan ditemukan surat jual beli dengan tanda tangan Tibaria yang sudah dipalsukan. Celakanya,sisa uang ganti rugi yang dijanjikan oleh kedua orang tersebut tak kunjung ada. Mereka hilang. Sadar sudah ditipu,Tibaria lapor polisi.Kini laporannya telah berjalan selama 3 bulan.

Ia meminta Kapolres Tapsel agar membantunya untuk menemukan keadilan. Tibaria mengakui, ia kini menjadi tulang punggung keluarga, setelah suaminya sakit. Harapan satu-satunya dari tanah miliknya seluas 7,5 HA yang telah ditipu orang.

” Saya minta tolong kepada Kapolres,agar mau membantu saya untuk menemukan keadilan atas laporan saya tentang kasus penipuan dan pemalsuan tanda tangan saya,”pungkas Tibaria Zega. (SUMBER:IndeksNews.com)

 

 

Comments are closed.