Pengadilan Negeri Depok memvonis Zaki 19 Tahun Penjara

0
147
Pengadilan Negeri Depok memvonis Zaki 19 Tahun Penjara

Depok, NAWACITA – Pengadilan Negeri (PN) Depok memvonis terdakwa Zaki Fiqrillah dan Muhamad Yusuf karena terbukti bersalah secara sah menjadi kurir peredaran 20 kilogram sabu.

Keduanya terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum melakukan percobaan atau pemufakatan jahat untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kedua terdakwa tersebut menjalankan sidang di ruang sidang IV dengan majelis hakim yang diketuai Nanang Herjunanto dengan anggota Eko Julianto dan Sri Rejeki Marsinta, pada Kamis 18 September 2019.

“Terdakwa Yusuf divonis selama 19 tahun dan denda 1 miliar kalau tidak dibayar diganti 6 bulan penjara dan terdakwa Zaki divonis 17 tahun dan denda 1 miliar kalau tidak dibayar diganti 6 bulan penjara,” kata Humas PN Depok Nanang Herjunanto saat dihubungi wartawan Sabtu.

Baca Juga : Siswi SMA Lari Ketakutan Setelah melihat Kelamin Pria

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim PN Depok ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksan Negeri Depok Adhi Prasetya Handono. Dalam hal ini Muhamad Yusuf dituntut seumur hidup dan Zaki Fiqrillah dituntut 18 tahun penjara.

“Yang meringankan terdakwa karena belum pernah melakukan kesalahan dan berbuat baik selama persidangan,” jelasnya.

Nanang menuturkan, dua terdakwa ini ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Jumat, 23 Maret 2019 di warung kelontong Jalan Plenongan RT001/019 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, dan di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Mereka ditangkap karena memiliki sabu sebanyak 20 Kilogram.

“Mereka hanya perantara bukan bandarnya maka pasal yang dikenakan 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.