Sosialisasi TKI Non Prosedural di Lingkungan Kanwil Sulbar

0
64
Sosialisasi Cegah TKI Non Prosedural di Lingkungan Kanwil Sulbar

Mamasa, NAWACITA – Sosialisasi TKI Non Prosedural di Lingkungan Kanwil Sulbar. Bertempat di Hotel Sajojo Mamasa, Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sulawesi barat bersama  Kantor Imigrasi Polewali Mandar mengadakan kegiatan  Sosialisasi Tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Imigrasi dan pencegahan TKI non prosedural di Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (17/9).

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK Di Mamasa dan Disnakertrans Kab. Mamasa. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini ialah untuk memberi pemahaman terhadap tugas dan fungsi keimigrasian Indonesia dan memberikan pengertian seputar TKI Non Prosedural, mulai dari definisi, resiko, mengenali jenis dan modus-modusnya, serta pencegahan diri dari tindak TKI Non Prosedural.

Plt Kepala Kantor Imigrasi Polewali Mandar Hertjanjsah Wiradinata, Imigrasi Polman masuk dalam 10 besar terbanyak penundaan kepemilikan paspor bagi TKI non prosedural, ujar Hertjanjsah dalam sambutannya.

“Kami juga berharap agar seluruh peserta yang datang hari ini dapat menjadi perpanjangan tangan kami untuk menyebarkan informasi ini guna mencegah agar orang-orang di sekitar kita semua terhindar dari terjerat TKI Non Prosedural, ucap Hertjanjsah.

Dikesempatan yang sama kepala Divisi Keimigrasian Wishnu Daru Fajar menjelaskan saat ini Ditjen imigrasi berupaya serius menunda pemberian paspor bagi  pemohon yg diduga akan bekerja ke LN tanpa melalui prosedur resmi. Menurut catatan dari Jan sampai September 2019 sudah terdapat 3000 orang yg ditunda paspornya karena indikasi bekerja  ke LN tanpa prosedur, ujarnya.

Baca Juga: Yudanus Dekiwanto Pimpin Rapat Struktural Kanwil Kemenkumham Kalbar

“Orang bekerja di luar negeri banyak motifnya, ada yang karena memang tidak mendapat pekerjaan di dalam negeri atau karena iming-iming gaji dan fasilitas yang lebih baik. Namun, apabila dilakukan tanpa prosedur yang benar, bukannya manfaat malah mudharat yang didapat,” tegas Wishnu.

Saya berharap berharap melalui sosialisasi ini para siswa peserta dapat memahami modus-modus TKI Non Prosedural dan menjauhkan diri sendiri dan orang terdekatnya dari tindak TKI Non Prosedural, tutup Wishnu.

Hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Afi Kahfian, SH., MH., dan Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamasa, Phenias, S.Pd.