Berantas Peredaran Uang & Barang Terlarang, Petugas Rutan Bantaeng Geledah Blok WBP

1
86
Nawacita - Berantas Peredaran Uang & Barang Terlarang, Petugas Rutan Bantaeng Geledah Blok WBP

Bantaeng, NAWACITA – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng menggeledah blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (28/8). Dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Amir, dan Kepala Sub Seksi Pengelolaan, H. Abdul Kadir, penggeledahan dimulai pukul 09:00 WITA saat WBP tengah berada di dalam mesjid untuk melaksanakan tadarus bersama.

Penggeledahan dimulai dari Blok B (kamar 7,8, dan 9), Blok C (kamar 12 dan 13), serta Blok A (kamar 2 dan 3) dimana mengikutsertakan beberapa staf yang bertugas dan anggota pengamanan yang tengah lepas piket.

Kepala Rutan Bantaeng, Muhammad Ishak, menegaskan penggeledahan ini merupakan salah satu langkah yang paling efektif dalam memberantas peredaran uang dan narkoba. “Ini merupakan suatu keharusan yang dilakukan oleh para petugas Pemasyarakatan di seluruh Indonesia ini. Seraya melaksanakan tugas, kami juga berkontribusi dan berupaya memberantas segala bentuk peredaran dan penggunaan narkoba di Rutan Bantaeng,” ucapnya.

Ishak juga berharap kepada seluruh jajaran agar memaksimalkan semua bentuk penggeledahan. “Tidak hanya penggeledahan di dalam blok dan bagian penggeledahan barang dan makanan yang berada di luar, petugas P2U juga harus selalu siap untuk memeriksa titipan makanan, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Bantaeng, Amir, menjelaskan penggeledahan ini akan rutin dilaksanakan seminggu sekali. “Rencananya penggeledahan blok dan kamar hunian seperti ini akan kami lakukan tiap seminggu sekali. Bukan dengan niat ingin mendapatkan barang-barang terlarang maupun uang, namun sudah merupakan SOP dan aturan yang harus diberlakukan bagi seluruh WBP,” terangnya,

Nantinya, seluruh hasil barang sitaan yang didapatkan akan dilaporkan dan dimusnahkan agar menghindari WBP yang meminta kembali barang mereka yang telah disita.

Comments are closed.