Menteri Hukum dan HAM RI Resmikan Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan

0
205
Nawacita - Menteri Hukum dan HAM RI Resmikan Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan

Nusakambangan, NAWACITA – Penekanan sirine secara bersama-sama dan penandatanganan Prasasti menandai Peresmian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan dan Rumah Susun (Rusun) dan Rumah Khusus (Rusus) Nusakambangan, Kamis (22/08).

Penekanan sirine dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly bersama Kepala BNN, Heru Winarko, Direktur Jendral Penyediaan Perumahan Kementerian PU-PR, Khalawi, Sekretaris Utama BNPT, Marsda TNI A. Adang Supriyadi dan Irwasum Polri, Komjen Moechgiyarto.

Baca Juga: Menteri Hukum dan HAM RI Resmikan Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan

Menkumham dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian ini bukan sekedar seremoni tanpa arti.

“Peresmian ini bukan sekedar kumpul-kumpul semata. Kita mau betul-betul melakukan yang terbaik, menyelesaikan persoalan-persoalan tersisa,” tegasnya.

Yasonna juga berharap pembangunan Lapas Karanganyar mampu merubah paradigma masyarakat terhadap dunia penjara.

“Pembangunan Lapas Karanganyar secara otomatis diharapkan menjadi jawaban atas sikap skeptis publik terhadap praktik Pemasyarakatan,” harapnya.

Baca Juga: Lapas Super Maksimum Security Kelas II A Nusakambangan, Karanganyar akan diresmikan oleh Menkumham RI…

“Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar adalah sebuah pembaharuan dalam mengelola Narapidana yang beresiko tinggi, seperti Teroris, dan khususnya juga Bandar-bandar Narkoba,” lanjutnya kemudian.

Diketahui, Lapas Karanganyar adalah prototipe Lapas yang mengadopsi sistem Hitech dalam teknik pengamanannya.

Peresmian ini sendiri semakin menasbihkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah sebagai Kanwil dengan jumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) terbanyak se Indonesia.

Baca Juga: Kakanwil Jawa Tengah Lantik Kepala Satker Baru di Wilayah Nusakambangan

Tercatat, setelah peresmian ini, Kanwil Jateng membawahi 71 (tujuh puluh satu) UPT, 45 (empat puluh lima) diantaranya adalah Lapas/Rutan dan 8 (delapan) Bapas.

Peresmian ini juga merupakan upaya  meminimalisir over kapasitas yang dialami oleh 38 (tiga puluh delapan) Lapas/Rutan di Jawa Tengah. Terhitung jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) per 21 Agustus 2019 adalah sebanyak 13.624.

Baca Juga: Sudirman Pimpin Pemindahan 25 Napi dari Lapas Kelas I Palembang ke Lapas Nusakambangan

Tampak hadir menyaksikan prosesi Peresmian, Sekjen Kemenkumham, Dirjen Pemasyarakatan, Irjen Kemenkumham,  Sesditjen Pemasyarakatan, Staf Khusus Menteri serta para Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di jajaran Kemenkumham.

Selain itu, tampak juga Kepala Kantor Wilayah, Sutrisman beserta jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jateng & Jabar, para Forkopimda Provinsi Jateng dan Kabupaten Cilacap serta seluruh Kepala UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jateng.