Tabrak Anggota BNNP Jatim, Mobil Pengedar Sabu 25 Kg Diberondong Peluru

0
177

Surabaya,NAWACITA– Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim membongkar jaringan sindikat narkoba Malaysia. Tidak tanggung-tanggung, sabu seberat 25 kilogram berhasil disita. Barang haram itu disamarkan, dimasukkan dalam seperangkat mebel. Petugas juga mengamankan pasangan suami istri (pasutri) asal Sidoarjo, sebagai pengedarnya.

Mereka adalah Fatturohman (33), warga Jalan Ketegan Barat II, Kelurahan Ketegan, Kecamatan Sidoarjo; dan Husnul Khotimah (32), warga Jalan Wonocolo II, Sidoarjo. Selain pasutri ini, petugas juga mengamankan pengedar lainnya yaitu Iwan (22), warga Jalan Adi Sucipto Gang Kapuas II, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dan Ahmad Sakur (42), warga Jalan Raya Klampis, Larangan Sorjan, Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Kami sempat melepaskan tembakan ke arah mobil yang menabrak anggota saat diberhentikan. Tembakan itu menembus kaca depan dan mengenai ibu jari HK,” jelas Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra, Jumat (9/8).

Lanjut Wisnu, barang bukti itu diamankan dari dua lokasi berbeda yaitu Jalan Raya Stadion Sepanjang, Kecamatan Taman Wonocolo, Sidoarjo dan Jalan Banyu Ates, Kabupaten Sampang, Madura. “Untuk jaringan Sokobanah tidak ada kaitannya, ini berdiri sendiri,” tambahnya.

Wisnu menambahkan, sindikat narkotika ini mendapat dukungan dari perusahaan lain termasuk salah satunya perbankan. “Kami masih mendalami tindak pidana pencucian uang (TPPU) sindikat ini. Mereka yang mendukung tidak semuanya bergerak di narkotika ini, tapi membantu pengembangannya,” ujar Wisnu.

Mungkin yang menjadi catatan di lapangan, lanjut Wisnu, modus pengiriman dengan mebel melalui kapal laut ini bukan kali pertama. “Mereka bisa paham, bahwa mebel yang dikirim dari luar negeri bisa jadi disusupi narkoba. Sebelumnya sudah pernah terjadi, sehingga kami bisa membongkar sindikat tersebut,” pungkas Wisnu.