Demi Rekor MURI, Lapas Pekanbaru Semangat Latihan Tari Kolosal

0
42

Pekanbaru, NAWACITA – Semangat yang disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, menambah adrenalin petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dalam berlatih Tari Kolosal.

Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-74, jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia akan melaksanakan Tari Kolosal Indonesia Bekerja secara serentak. Rencananya, kegiatan serentak ini akan mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) berupa tari kolosal dengan peserta terbanyak yang melibatkan seluruh petugas lapas dan WBP.

Demi meraih rekor MURI tersebut, pada Sabtu (3/8) untuk pertama kalinya petugas lapas dan WBP secara bersama berlatih gerakan tarian dibimbing oleh instruktur tari yang juga instruktur senam pagi di lapas. Satu demi satu lenggak lenggok tari diajarkan pelatih. Wajah ceria namun serius menandakan seluruh peserta siap menghebohkan nusantara dengan tari kolosal diiringi lagu Indonesia Bekerja yang merupakan ciptaan Dirjen Pemasyarakatan itu.

“Pertamanya masih kaku, tapi dengan keseriusan kami akhirnya bisa menguasai gerakan tari,” ucap Darmiati, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Pekanbaru yang langsung mengajak petugas lapas latihan selepas apel pagi.

“Masih ada waktu untuk menyempurnakan gerakan. Seluruh petugas dan WBP harus turut serta mensukseskan kegiatan ini,” harapnya.

Menurut panduan di YouTube Humas Ditjenpas, tari ini terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama merupakan tarian dengan memakai caping, bagian kedua tanpa memakai caping, dan bagian ketiga merupakan contoh formasi tari ketika dilaksanakan secara kolosal. Berdasarkan pengamatan di media sosial, Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan lainnya juga sudah berlatih dan bersiap memecahkan rekor MURI.