Inovasi Blok IBUKU Rudenim Denpasar Medapat Apresiasi Ditjen Protkon Kemenlu RI

1
310

Badung, NAWACITA – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler (Ditjen Protkon) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jumat (26/7), terkait komunikasi pemulangan atau pendeportasian WNA yang berstatus sebagai deteni imigratoir atau case closed.

Disambut hangat Kepala Rudenim Denpasar, Perwakilan Ditjen Prokon Kemenlu RI, Rahma Mardina sangat mengapresiasi kinerja Rudenim dalam keaktifan pelaporan WNA yang masuk maupun yang akan dideportasi. Ia pun memberikan tanggapan postif terkait tingkat pelayanan di Rudenim Denpasar.

Dikatakan Rahma, Rudenim Denpasar memiliki pelayanan terbaik kepada WNA yang berstatus deteni di Indonesia. Hal tersebut diimbangi dengan gedung dan fasilitas yang tersedia.

“Lingkungan disini bersih dan nyaman, blok detensinya didukung dengan air bersih, tempat beribadah, ruang kesehatan dan kebutuhan deteni yang terpenuhi,” tuturnya.

Rahma Mardina juga mengapresiasi inovasi Rudenim Denpasar membangun jalur dan blok Individu Berkebutuhan Khusus (IBUKU). Blok IBUKU meliputi pembangunan blok khusus kaum difabel dan blok khusus lansia.

“Melalui kunjungan kerja ini, pihak Kemenlu mengharapkan terjalin sinergitas yang baik secara berkesinambungan dengan Rudenim Denpasar,” imbuhnya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Kepala Rudenim Denpasar Saroha Manullang. Menurutnya kunjungan kerja ini sebagai wujud sinergitas dan silahturahmi antar instansi vertikal.

“Dengan adanya kunjungan ini, saya yakin dapat membangun kerjasama yang positif antara KEMENLU dengan Rudenim Denpasar dalam menginformasikan WNA yang berstatus deteni ke pihak perwakilan negaranya terutama yang tidak ada di Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya”, pungkas Saroha.

Comments are closed.