Polisi Tembak Polisi Hingga Tewas,Ini Kronologisnya

15
181

Depok,NAWACITA- Penembakan terjadi di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cimanggis, Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (26/7/2019) malam. Satu orang polisi jadi korban dalam insiden penembakan tersebut.  Hal itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan.

Meski demikian, Deddy belum menjelaskan secara detail apa penyebab dan kronologis kejadian itu yang diduga karena kesalahpahaman. Ia menyarankan wartawan bertanya ke Polda Metro Jaya. Sementara, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, penambakan itu terjadi antara dua polisi.

Argo menjelaskan kronologisnya. Menurutnya, anggota polisi, Bripka RE, tewas diduga ditembak rekannya sesama anggota polisi berpangkat Brigadir dengan inisial RT. Bripka RE merupakan anggota samsat Polda Metro Jaya. Argo memaparkan, peristiwa berawal ketika Bripka RE mengamankan seorang pelaku tawuran inisial FZ beserta barang bukti berupa clurit ke Polsek Cimanggis. Orangtua FZ kemudian mendatangi Polsek Cimanggis ditemani oleh Brigadir RT dan Brigadir R. Mereka meminta FZ dibebaskan agar dapat dibina oleh orangtuanya sendiri.

Namun, permintaan itu ditolak oleh Bripka RE dengan nada keras. Hal itu menyulut emosi Brigadir RT. Kemudian, Brigadir RT pindah ke ruangan yang bersebelahan dengan SPK untuk mengambil sebuah senjata api jenis HS 9. “Dia (Brigadir RT) lalu menembak Bripka RE sebanyak tujuh kali tembakan pada bagian dada, leher, paha, dan perut,” ungkap Argo. Akibatnya, Bripka RE meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Comments are closed.