Kemenkumham Fokus Jadikan Pemukiman di Desa Ciangir Pusat Pemasyarakatan Modern

0
273

Jakarta, NAWACITA Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) terus merampungkan proyek pemasyarakatan berbentuk permukiman di Desa Ciangir, Tangerang, Banten. Nantinya, lokasi tersebut akan menjadi pusat pemasyarakatan modern dengan konsep terbuka atau open camp.

Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami menyampaikan, permukiman pemasyarakatan Ciangir akan menjadi pusat agro-technopark dan agrowisata. Permukiman seluas 30 hektare itu akan dihuni para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menjalani asimilasi dan berfungsi sebagai gerai etalase pemasyarakatan.

“Permukiman pemasyarakatan Ciangir tidak hanya akan menjadi pusat asimilasi, tetapi juga menjadi agrowisata pemasyarakatan,” tutur Sri Puguh dalam keterangannya.

Dengan begitu, masyarakat pun akan dapat melihat jelas hasil dari proses pembinaan selama mereka berada dalam lapas. Termasuk juga semua bentuk hasil karya yang bernilai jual, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

“Permukiman itu pun sekaligus menjadi pusat Argowisata Pemasyarakatan yang dapat memberikan edukasi tentang pola pembinaan narapidana yang sebenar-benarnya kepada masyarakat,” jelas dia.

Menurut Sri Puguh, permukiman pemasyarakatan Ciangir menjadi yang pertama di Indonesia. Mengusung konsep modern open camp berbasis industri, permukiman itu tampil kreatif dan mandiri.