Mendorong pendaftaran Kekayaan Intelektual, Kanwil Banten Mempromosikan Kekayaan Intelektual kepada Para Pelaku UMKM di Kota Tangerang Selatan

2
129

Tangerang Selatan, NAWACITA – Kanwil Kemenkumham Banten terus mendorong para pelaku UMKM di wilayah Banten, khususnya di Kota Tangerang Selatan untuk mendaftarkan kekayaan intelektual yang dimilikinya. Salah satu upaya untuk mendorong peningkatan permohonan serta pemahaman terkait kekayaan intelektual adalah dengan melakukan kegiatan promosi kekayaan intelektual.

Kanwil Kemenkumham Banten kembali, untuk yang keempat kalinya, melakukan kegiatan Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual di wilayah Banten, kali ini di Kota Tangerang Selatan. Sebanyak 50 (lima puluh) orang peserta yang hadir sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Blandongan, Gedung Balaikota Kota Tangerang Selatan tersebut. Kegiatan Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual dibuka dengan sambutan dari Dahlia Nadeak selaku Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari dua narasumber dari Kanwil Kemenkumham Banten, Imam Suyudi selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Banten dan Sri Kurniati Handayani Pane, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM.

Imam Suyudi dalam paparannya menjelaskan jenis-jenis Kekayaan Intelektual dan ke mana harus mendaftarkannya. Dijelaskan bahwa pengajuan pendaftaran Kekayaan Intelektual, selain melalui Ditjen Kekayaan Intelektual, juga dapat diajukan melalui Kanwil Kemenkumham, bahkan juga dapat diajukan melalui Konsultan Kekayaan Intelektual Terdaftar. Dalam kesempatan tersebut, Imam Suyudi juga menyampaikan bahwa kesadaran dan pemahaman masyarakat Banten terkait Kekayaan Intelektual sejauh ini sudah cukup baik, hal ini terbukti dari penghargaan yang didapat oleh Kanwil Kemenkumham Banten terkait dengan Permohonan Desain Industri Terbanyak Tahun 2015-2018, menduduki peringkat ketiga.

Narasumber berikutnya, Sri Kurniati Handayani Pane memaparkan dengan rinci, seluk beluk terkait Kekayaan Intelektual, mulai dari Hak Cipta, Desain Industri, Paten, Merek hingga Rahasia Dagang. Dijelaskan pula bahwa Ditjen Kekayaan Intelektual telah memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM untuk mengajukan permohonan Kekayaan Intelektual. Selain memberikan potongan biaya bagi para pelaku Usaha Mikro dan Usaha Kecil, Ditjen Kekayaan Intelektual juga memberikan informasi yang lengkap dalam websitenya, baik terkait biaya, berbagai formulir yang dibutuhkan, hingga akses untuk melakukan pengecekan klasifikasi merek dan penelusuran kekayaan intelektual terdaftar.

Kegiatan promosi dan diseminasi kekayaan intelektual tersebut juga diisi dengan pemberian tutorial tata cara pengisian permohonan kekayaan intelektual, penelusuran kekayaan intelektual melalui pdki-indonesia.dgip.go.id, serta pencarian kelas merek terkait jenis barang dan jasa. Para pelaku UMKM yang masih kebingungan dalam mengajukan permohonan kekayaan intelektual juga diberikan pendampingan agar pemahaman terkait kekayaan intelektual dapat lebih meningkat.

Comments are closed.