Kunjungi Sultra, Inspektur Wilayah II Bekali UPT Menuju ZI

11
297

Kendari, NAWACITA  Inspektur Wilayah II Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Drs. Tholib, SH., MH, mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi yang ada di Kota Kendari, Kamis (11/7) lalu. UPT tersebut diantaranya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kendari, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kendari, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kendari, dan Kantor Imigrasi (Kanim) Kendari.

Kunjungan tersebut terkait monitoring wilayah bimbingannya dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pada kesempatan itu pula, Tholib juga memberikan penguatan kepada seluruh pegawai Pemasyarakatan dan Imigrasi yang ada di Wilayah Kemenkumham Sultra.

Dalam arahannya saat di Aula Lapas Kendari, Tholib mengungkapkan bahwa dirinya punya kewajiban untuk melakukan pembinan untuk satuan kerja yang ada diwilayahnya. “Saya belum sempat datang dikendari semenjak menjadi Inspektur Wilayah II, sekarang saya datang dalam rangka pembinaan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Satuan Kerja (Satker) yang diusulkan untuk menuju WBK/WBBM di wilayah Sulawesi Tenggara diantaranya Kantor Wilayah, Lapas Kendari dan Kanim Kendari.

Tholib mengatakan bahwa pihaknya harus menyampaikan apa itu revormasi birokrasi dan apa yang harus dilakukan untuk menuju Zona Integritas. “Ada dua hal yang dinilai untuk menuju Zona Integritas. Pertama adalah komponen hasil yaitu penilaian dari pengunung dan juga warga binaan (untuk lapas). Selanjutnya komponen pengungkit yaitu persyaratan dokumen yang harus disiapkan yang sudah tertera pada pedoman menuju zona integritas,” jelasnya.

Untuk komponen hasil 40 persen sedangkan untuk komponen pengungkit lebih besar yaitu 60 persen.

Terbangunnya Zona Integritas, lanjutnya, berpengaruh besar terhadap jumlah tunjangan kinerja yang akan diterima oleh Instansi Pemerintah. “Kenapa semua kementerian dinilai pelaksanaan revormasi birokrasinya? Karena nilai itulah menetukan tunjangan kinerja yang akan kita terimah,” tuturnya.

Dia memotivasi seluruh pegawai yang hadir pada kesempatan tersebut untuk menuju tunjangan kinerja 100 persen. “Sekarang tukinnya kita 80 persen, semoga dengan kerja keras teman-teman kita mampu mendapatkan tukin 100 persen,” tutupnya.

Usai memberikan pengarahan di Lapas, Tholib bersama Timnya didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Lapas Perempuan, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Humas dan Program serta beberapa staf mengunjungi pembangunan gedung baru LPP dan LPKA yang berlokasi di Nangananga.

Selanjutnya, Inpektur Wilayah II tersebut melanjutkan untuk memberikan pengarahan menuju Zona Integritas di Kanim Kendari.

Comments are closed.