Kanwil Kemenkumham Papua Barat Libatkan BPKP dalam Pnegawasan pada Tahapan Awal Pembangunan LPP Kelas III Manokwari

1
147
Manokwari, NAWACITA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari, (Anggelina Hutubun), Siang tadi memimpin pertemuan penandatanganan serah terima pengerjaan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III (LPP) Manokwari di ruang rapat Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas III (LPKA) Manokwari.
Dalam Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat (Anthonius M. Ayorbaba), Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Papua Barat (Riki Antariksa), Kepala Divisi Pemasyarakatan (Elly Yuzar), Kepala LPKA (Yulius Paat), KaBid Pembinaan, Bimbingan dan TI (Jhon F.K. Johannes), Kasubid Keamanan (Gustav N.A. Rumaikewi), dan pihak Perusahaan pemenang tender pengerjaan pembangunan LPP Manokwari.
Pada pembukaan pertemuan tersebut Ka.Lapas Perempuan menyampaikan hasil tender pengerjaan LPP Manokwari dimenangkan oleh tiga (3) perusahaan yang nantinya akan memulai pengerjaan fisik, pengawasan dan perancangan  pembangunan LPP Kelas III Manokwari setelah penandatanganan serah terima pengerjaan dan penentuan titik awal pembukaan lahan, perusahaan tersebut diantaranya adalah PT. Tropong Jaya Papua yang menangani pengerjaan fisik, PT. Indo Papua Konsultan menangani Pengawasan dan perencanaan pembangunan ditangani oleh PT. Citra Cendana Konsultan.
Pada kesempatan tersebut kakanwil juga menyampaikan beberapa hal terkait pembangunan LPP, bahwa pelaksanaan pembangunan LPP Manokwari termasuk dalam prioritas nasional yang harus diselesaikan dalam tahun ini, hal tersebut telah ditetapkan oleh kementerian Hukum dan HAM RI melalui direktorat jenderal pemasyarakatan.
Untuk mewujudkan hal itu Kakanwil mengharapkan adanya sinergitas kerja sama ditingkat wilayah untuk dilakukan pengawasan juga dari Kanwil maupun BPKP terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut.
“Baik di Kantor Wilayah yang nanti juga setiap minggu akan menurunkan tim untuk melakukan evaluasi dilapangkan dan juga dari BPKP sendiri”, ungkap Kakanwil.
selain itu Kakanwil juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan serta pendampingan langsung dari Kepala BPKP Papua Barat dan timnya.
“Dengan pendampingan dari BPKP tentu ada evaluasi – evaluasi yang bisa dapat kita lakukan secara bersama terhadap pelaksanaan yang nanti akan dikerjakan, dan kita berharap kualitas pekerjaan ini bisa memenuhi standarisasi yang ditetapkan”, ungkap Kakanwil.
Selain penyampaian dari Kakanwil, Kepala BPKP juga sangat mengapresiasikan upayakan Kanwil KemenKumHam Papua Barat untuk melibatkan BPKP Papua Barat sejak awal pengerjaan pembangunan LPP Manokwari dalam hal pengawasan Keuangan dan Pembangunan, hal tersebut dinilainya akan sangat baik bagi BPKP dalam hal membantu mengawasi dan juga memberikan peringatan serta memberikan solusi terhadap resiko-resiko yang ada disaat proses pengerjaan Pembangunan LPP Manokwari berjalan.
“Kalau pun nanti ada audit dari pihak eksternal, BPKP berada di pihak Internal artinya kita netral bukan memposisikan sebagai eksternal”, ucap Ka.BPKP.
“Pada intinya jangan sampe ada masalah, tetapi kita harus perhatikan adanya resiko terutama dalam konstruksi, karena kontruksi itu sudah punya manajemen sendiri, jadi berhati – hatilah dalam hal ini”, lanjut beliau.
Diakhir penyampaiannya beliau berharap adanya koordinasi antara Kanwil dengan BPKP terkait resiko-resiko yang ada saat proses pembangunan tersebut untuk didiskusikan secara bersama-sama, sehingga proses pembangunan LPP berjalan tanpa hambatan dan terselesaikan sesuai waktu yang sudah ditetapkan.
Setelah penyampaian dari Kakanwil dan Ka.BPKP Kegiatan dilanjutkan dengan Peninjauan lokasi dan titik awal pembangunan pembangunan LPP Manokwari.

Comments are closed.