Kegiatan Obrolan Ngopi Bareng Oleh DJPB Sumsel, Sudirman Apresiasi Program UMi

2
188

Palembang, NAWACITA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan (Sudirman D. Hury), menghadiri undangan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Sumatera Selatan, Selasa (9/7). Sudirman di undang oleh Kakanwil DJPB Sumsel dalam acara obrolan ngopi bareng penyiapan program kerja sama antara Pimpinan Daerah di Wilayah Sumsel dengan Kementerian Keuangan. Acara berlangsung di ruang rapat Gedung Keuangan Negara Palembang.

Kehadiran Sudirman juga diikuti oleh pimpinan daerah di wilayah Sumsel dan undangan lainnya. seperti Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional VII Sumbagsel, Rektor Universitas Sriwijaya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Sumsel, Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, Kepala Kanwil DJKN Sumsel Jambi dan Babel, Kepala BPS Provinsi Sumsel, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumsel, Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya, Pimpinan Wilayah BRI Palembang, Pimpinan Wilayah III PT. Pegadaian (Persero) Palembang, Pimpinan Cabang PT. Permodalan Nasional Madani Palembang.

Kegiatan obrolan ngopi bareng tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti komitmen yang dibangun dalam komunikasi intensif di ruang WAG Coffee Morning Sumsel beberapa waktu yang lalu sejak tanggal 29 Juni 2019. Dalam obrolan santai tersebut, dilakukan diskusi ringan dalam upaya peningkatan capaian akses pembiayaan bagi pelaku mikro kecil dan menengah di wilayah Sumatera Selatan, baik melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat) Mikro, Kecil, dan Retail, serta lebih khusus pemanfaatan kredit UMi (Ultra Mikro) yang juga diarahkan dapat mendukung percepatan inklusi keuangan di wilayah Sumatera Selatan. Sehingga perlu dilakukan penjajakan penyiapan program kerjasama antara pimpinan daerah di wilayah Sumatera Selatan, khususnya Bapak Gubernur Sumatera Selatan dengan Kementerian Keuangan, dan umumnya dengan kesertaan dukungan berbagai pemangku kepentingan seperti utamanya OJK dan Bank Indonesia.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan (Taukhid) selaku tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan obrolan ngopi bareng tersebut. Dalam kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih kepada para undangan yang sudah meyempatkan diri untuk hadir ditengah-tengah kesibukannya.

Dalam Sambutannya, Taukhid mengungkapkan Kementerian Keuangan telah mendapat komitmen kesiapan dari Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah yang akan berupaya menyusun kerangka kerjasama khusus untuk tujuan ini dengan melibatkan mitra strategisnya seperti PT Pegadaian (Persero), PNM, dan Bahana Artha Ventura. Kementerian Keuangan juga tidak menutup kemungkinan untuk menggandeng BLU LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) untuk mendukung program ini. Disamping itu, seluruh jajaran Kementerian Keuangan di Sumatera Selatan juga dengan senang hati turut serta mendukung program ini.

Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah dan disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

Lebih jauh, dijelaskan oleh Taukhid bahwa Pemerintah telah menunjuk Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai coordinated fund pembiayaan UMi. Pembiayaan UMi disalurkan melalui LKBB. Saat ini lembaga yang menyalurkan pembiayaan UMi antara lain: PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura, serta PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Sumber pendanaan berasal dari APBN, kontribusi pemerintah daerah dan lembaga-lembaga keuangan, baik domestik maupun global.

Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan gayung bersambut sekilas mengenai program kerjasama antara Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Selatan dengan kementerian Keuangan yaitu Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Selatan, dan Kepala Biro Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan.

Ditemui  oleh Tim Humas usai acara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan mengapresiasi kegiatan yang bertema Obrolan Ngopi Bareng ini. “Kegiatan ini berlangsung santai, sambil menghirup secangkir kopi namun benar-benar jelas poin yang disampaikan,” ungkapnya.  Maka dari itu, menurut Sudirman kegiatan semacam ini harus sering dilakukan untuk bertukar pemikiran antara Pimpinan Daerah di Wilayah Sumsel dengan Kementerian Keuangan. Selain itu, menurut Sudirman perlu diadakan sosialisasi lebih lanjut untuk mengenalkan instrument-instrument yang ada di DJPB Sumsel seperti Program UMi yang belum sepenuhnya di fasilitasi oleh perbankan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan capaian akses pembiayaan bagi pelaku mikro kecil dan menengah di wilayah Sumatera Selatan, baik melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat) Mikro, Kecil, dan Retil, serta lebih khusus pemanfaatan kredit UMi (Ultra Mikro).

Comments are closed.