Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat, 19 Penyuluh Sasar 16 Kelurahan di Kota Semarang

0
199
Semarang, NAWACITA – Eksistensi Penyuluh Hukum (PH) Kanwil Jawa Tengah dalam memberikan pemahaman/kesadaran hukum kepada masyarakat luas patut diacungi jempol. Terbaru, sebanyak 19 PH yang terbagi dalam empat kelompok belum lama ini melakukan kegiatan pembinaan kelurahan sadar hukum di 16 kelurahan yang tersebar di 16 Kecamatan Kota Semarang. Dan sebagai pamungkas, hari ini (08/07) telah dilakukan kegiatan serupa di Kelurahan Karang Kidul, Semarang Tengah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan dalam rangka terbentuknya Kelurahan Sadar Hukum berdasarkan SE Kepala BPHN Nomor : IPHN-05.HN.04.04 Tahun 2017 tentang Perubahan Kriteria Penilaian Desa/Kelurahan Sadar Hukum.
Selain meningkatkan kesadaran hukum kepada masyarakat, kegiatan ini juga sebagai persiapan lomba kadarkum tingkat Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah. Kedua tahapan lomba ini direncanakan akan diadakan pada bulan Agustus dan September 2019.
Untuk diketahui, guna memperoleh predikat Desa/Kelurahan Sadar Hukum, ada empat dimensi yang harus diperhatikan. Pertama, Dimensi Akses Informasi, sebagai contoh kegiatan penyuluhan hukum yang telah dilakukan Tim PH.
Kedua, dimensi implementasi hukum. Tingkat kesadaran hukum, pembayaran PBB mencapai 90%, tidak adanya pernikahan dibawah umur, rendahnya kasus narkoba menjadi parameter dimensi ini.
Ketiga, Dimensi Akses Keadilan. Ketersediaan akses keadilan informal menjadi syarat dimensi ini.
Keempat, dimensi demokrasi dan regulasi. Sebagai contoh yaitu adanya peraturan desa dan pelayanan publik oleh aparat desa/kelurahan.
Keempat dimensi atau kriteria ini menjadi syarat absolut bagi Desa/Kelurahan yang ingin meraih predikat Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan dari Kemenkumham. Tentu Desa/Kelurahan dengan pencapaian niai tertinggi. Untuk diketahui, sampai dengan saat ini Kanwil Jatemg telah meresmikan desa/kelurahan sadar hukum sebanyak 221.