Kasus Penyiraman Air Keras, Masa Tugas TGPF Usai

11
150

Jakarta, NAWACITA- Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) memiliki masa tugas enam bulan dan sudah habis pada 7 Juli 2019. Mantan Wakil Ketua Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto turut mengomentari hal tersebut.

Ia menyampaikan bahwa melakukan penyelidikan itu tidak mudah dan lebih baik ditambahkan waktunya.

“Betapa sulitnya mencari alat bukti sehingga ya kita beri kesempatan ajalah. Kalau kurang waktunya ya diperpanjang lagi,” katanyaI, Selasa (9/7).

Bibit mengatakan ada yang kasus yang dilaporkan langsung terungkap. Namun ada juga yang sampai 5 sampai 10 tahun belum terungkap.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian enggan bicara soal Tim Gabungan kasus penyiraman air keras terhadap Novel.  Tim gabungan itu sendiri diketahui dibentuk langsung oleh Tito lewat Surat Keputusan nomor: Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019.

Tim Gabungan yang beranggotakan 65 orang itu memiliki masa tugas enam bulan dan sudah habis kemarin, 7 Juli 2019. Tito mengatakan perkembangan soal Tim Gabungan kasus Novel akan disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal.

 

Comments are closed.