Meningkatkan Kualitas Perancang Melalui Pendalaman Materi Perancangan Perda

18
189

Semarang, NAWACITA – Meningkatkan kompetensi dan pemahaman substansi materi perancang peraturan perundang-undangan merupakan salah satu langkah kongkrit dalam tahapan pembentukan peraturan perundang-undangan agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan ketertiban umum.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Pendalaman Materi Perancang Peraturan Daerah yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah, Sutrisman, Kamis (27/06) di Aula Lantai 3.

Kegiatan pembukaan yang dihadiri pula oleh Sekretaris Ditjen PP, Priyanto dan Direktur Fasilitasi Perancangan Perda dan Pembinaan Perancangan Peraturan Perundang-undangan, Nuryanti Widyastuti dan Kadivyankumham, Rr. Sri Widyaningsih serta Plh. Kadiv Administrasi, Mutia Farida, diikuti 60 (enam puluh) peserta dari Biro Hukum Setda Jateng, Sekretariat DPRD Jateng, Bagian Hukum Kab/Kota se Jateng dan pejabat fungsional Kanwil Jawa Tengah.

Saat menyampaikan sambutan pembukaan, Kakanwil Sutrisman mengatakan banyak ditemukan produk hukum daerah yang kualitasnya perlu ditingkatkan.

” Tidak sedikit Perda yang tumpang tindih dengan peraturan yang sama tingkat hierarkinya atau bahkan lebih tinggi, “terangnya saat mengawali sambutan.

Sutrisman menguraikan secara runut aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam menyusun Perda antara lain filosofis, sosiologis, dan yuridis.

“Secara filosofis Perda harus mengedepankan nilai-nilai luhur, demikian halnya aspek sosiologis, karakteristik masyarakat di daerah menjadi sebuah pertimbangan, ” imbuhnya.

Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi memadai, mengerti peran dan kewajibannya.

“Terus mengasah kompetensi masing-masing, berwawasan luas, dan peka terhadap lingkungan sekitar, “jelasnya dihadapan para perancang yang hadir.

Sutrisman memberikan contoh dalam pembuatan nota kesepahaman dengan pihak lain selalu melibatkan para perancang baik dari sisi substansi maupun terminologi. Usai kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Sesditjen PP dan Direktur Fasilitasi Perancangan Perda dan Pembinaan Perancang Peraturan Per UUan.

Comments are closed.